Site icon JABARBICARA.COM

Agus Supriadi: SKPD Jangan Mengecewakan Rakyat, Visi Pimpinan Harus Dieksekusi dengan Cakap

GARUT, JABARBICARA.COM – Tokoh senior sekaligus mantan Bupati Garut, H. Agus Supriadi, memberikan catatan mendalam terkait refleksi satu tahun kepemimpinan di Kabupaten Garut.

Menanggapi sportivitas Wakil Bupati yang berani melakukan otokritik, Agus Supriadi mengingatkan bahwa beban kegagalan tidak seharusnya dipikul sendiri oleh pimpinan daerah jika perangkat di bawahnya tidak bekerja optimal.

Sebagai sesepuh yang memahami betul seluk-beluk birokrasi, beliau menekankan bahwa keberhasilan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati sangat bergantung pada integritas dan kecakapan struktur perangkat daerah.

Sportivitas Pimpinan dan Loyalitas Perangkat Daerah

Agus Supriadi mengapresiasi kejujuran pimpinan daerah sebagai bentuk kedewasaan berpolitik. Namun, ia memberikan peringatan keras agar jajaran pembantu pimpinan tidak membiarkan pimpinannya “berjalan sendiri”.

“Kita harus mengapresiasi sportivitas Wakil Bupati dalam melakukan evaluasi satu tahun berjalan. Namun, kinerja pimpinan itu harus ditunjang oleh struktur dan perangkat daerah yang kuat. Mereka adalah penopang visi dan misi. Narasi kegagalan yang muncul jangan sampai menjadi konfirmasi bahwa para pembantunya memang tidak bekerja serius dan hanya terjebak dalam rutinitas serta seremonial belaka,” ujar Agus Supriadi.

Filosofi Pengabdian:

Bukan Sekadar Rutinitas. Menurutnya, jabatan di tingkat SKPD bukan sekadar posisi administratif, melainkan instrumen untuk mengonversi anggaran menjadi kesejahteraan rakyat. Ia meminta para kepala dinas untuk kembali melihat Rencana Strategis (Renstra) dengan penuh tanggung jawab.

“Para pembantu pimpinan itu harus cakap. Mereka harus mampu mengimplementasikan strategi pembangunan berdasarkan visi, misi, dan Renstra yang telah ditetapkan. Jangan sampai rakyat hanya disuguhi kegiatan seremonial tanpa dampak nyata. Ingat, ini menyangkut anggaran besar dan perhatian penuh yang harus dirasakan oleh rakyat Garut. Filosofi pengabdian kita adalah memastikan setiap kebijakan menyentuh akar rumput,” tegasnya.

Pesan untuk SKPD:

Jangan Mengecewakan, Menutup pernyataannya, Agus Supriadi menekankan pentingnya loyalitas tunggal kepada kepentingan masyarakat melalui birokrasi yang responsif dan tidak abai terhadap aturan.

“Jadi, jangan mengecewakan para SKPD-nya. Pimpinan sudah memberikan arah, maka perangkat di bawahnya harus berlari menjemput harapan masyarakat. Anggaran yang ada adalah amanah rakyat yang harus dikelola dengan profesionalisme tinggi. Jika perangkat daerahnya lamban, yang rugi bukan hanya pimpinan, tapi seluruh rakyat Kabupaten Garut yang kita cintai ini,” pungkasnya dengan nada berwibawa. [JB/DN]

Exit mobile version