Site icon JABARBICARA.COM

Puluhan Warga Turun ke Jalan, Respons Kepala Desa Tak Sepanjang Jalan yang Rusak

GARUT, JABARBICARA.COM – Di tengah perjuangan puluhan warga Kampung Karikil, RT 01/RW 01, Desa Margamulya, Kecamatan Cisompet, yang rutin bergotong royong memperbaiki jalan rusak secara swadaya, sorotan publik kini mengarah pada respons Pemerintah Desa setelah persoalan tersebut menjadi perhatian media.

Usai pemberitaan mengenai aksi warga yang rela mengorbankan tenaga demi menjaga akses jalan tetap dapat dilalui, Kepala Desa Margamulya, Saepul Rohman, akhirnya memberikan tanggapan melalui pesan WhatsApp kepada Jabarbicara.com, Senin (6/7/2026).

Tanggapan tersebut disampaikan setelah redaksi mengirimkan sebanyak 20 pertanyaan konfirmasi yang mencakup berbagai persoalan mendasar, mulai dari penyebab belum tertanganinya jalan rusak, dampaknya terhadap kehidupan masyarakat, langkah konkret pemerintah desa, hingga komitmen memperjuangkan pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Garut dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Namun, dari seluruh pertanyaan yang diajukan, Saepul Rohman tidak memberikan jawaban secara rinci pada setiap poin. Ia memilih menyampaikan satu pernyataan umum mengenai kondisi Desa Margamulya.

 “Sebagai desa pelosok, Margamulya termasuk desa yang geografisnya cukup terjal dan pegunungan, ditambah dengan akses jalan yang cukup panjang sekitar 40 kilometer lebih. Semua jalan termasuk jalan desa, tidak ada jalan kabupaten. Kami terus berupaya dalam pembangunan infrastruktur secara bertahap dengan anggaran yang terbatas,” tulis Saepul Rohman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus mempertahankan budaya gotong royong.

“Bantuan masyarakat dalam bentuk gotong royong saya sangat apresiasi dan itu dilakukan di setiap kedusunan dan kampung-kampung,” lanjutnya.

Dalam keterangannya, Saepul Rohman mengaku Pemerintah Desa setiap tahun mengusulkan pembangunan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan dinas-dinas terkait. Ia berharap pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di Desa Margamulya.

Meski demikian, jawaban tersebut belum menjelaskan secara spesifik sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Beberapa pertanyaan penting, seperti sejak kapan jalan mengalami kerusakan berat, berapa kali usulan pembangunan diajukan beserta hasilnya, bentuk dukungan pemerintah desa terhadap kegiatan gotong royong, hingga langkah yang akan ditempuh apabila usulan pembangunan kembali belum terealisasi, belum mendapat penjelasan secara rinci.

Padahal, pertanyaan-pertanyaan tersebut diajukan sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi yang utuh dan berimbang sesuai dengan prinsip jurnalistik.

Sebelumnya, Jabarbicara.com memberitakan aksi gotong royong puluhan warga Kampung Karikil yang secara rutin setiap dua pekan memperbaiki jalan berbatu dengan alat sederhana. Jalan tersebut menjadi akses utama bagi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, bekerja, hingga memperoleh layanan kesehatan.

Bagi warga, gotong royong bukan lagi sekadar tradisi, melainkan kebutuhan agar akses transportasi tetap dapat digunakan di tengah belum adanya perbaikan permanen.

Pernyataan Kepala Desa yang mengungkapkan bahwa Desa Margamulya memiliki jaringan jalan desa sepanjang lebih dari 40 kilometer dengan kondisi geografis pegunungan memperlihatkan besarnya tantangan pembangunan di wilayah tersebut. Namun di sisi lain, masyarakat berharap tantangan itu diikuti dengan komunikasi yang lebih terbuka dan langkah advokasi yang semakin kuat kepada pemerintah di atasnya agar kebutuhan infrastruktur tidak terus berulang menjadi keluhan setiap tahun.

Redaksi Jabarbicara.com menegaskan bahwa pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil konfirmasi kepada Kepala Desa Margamulya, Saepul Rohman. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada Pemerintah Desa Margamulya, Pemerintah Kabupaten Garut, maupun instansi terkait lainnya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (JB/RF)

Exit mobile version