Site icon JABARBICARA.COM

Perkuat Kinerja Pemerintahan, Camat Fahmi Pimpin Rakor Strategis Kecamatan Wanaraja

GARUT, JABARBICARA.COM – Pemerintah Kecamatan Wanaraja terus memperkuat sinergi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) dan Pembinaan Tingkat Kecamatan yang digelar di Aula Lantai II Kantor Kecamatan Wanaraja, Jalan KH Yusuf Tauzirie No. 341, Garut, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Wanaraja, H. Fahmi Fauzi, S.STP., M.Si., M.Ak., serta diikuti para kepala desa, perangkat desa, dan unsur terkait se-Kecamatan Wanaraja.

Rakor berlangsung secara interaktif dengan mengedepankan dialog, sesi tanya jawab, serta pembahasan berbagai persoalan yang dihadapi aparatur di lapangan. Melalui forum ini, setiap pemerintah desa menyampaikan laporan berkala hingga Juli 2026 sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Camat Fahmi Fauzi menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan komunikasi antarperangkat pemerintahan agar setiap program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya evaluasi bidang pemerintahan, pelaksanaan program Sapa Warga, optimalisasi pelayanan publik, peningkatan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak daerah, serta berbagai program prioritas yang membutuhkan sinergi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

Suasana rapat berlangsung dinamis. Berbagai masukan, kendala, dan persoalan yang disampaikan peserta dibahas bersama untuk menghasilkan solusi yang dapat segera diimplementasikan di masing-masing desa.

Secara terpisah, berdasarkan Laporan Realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Perdesaan dan Perkotaan Kecamatan Wanaraja Bulan Juli 2026, tercatat jumlah wajib pajak mencapai 20.948 wajib pajak dengan total pokok ketetapan sebesar Rp748.675.589.

Dari total ketetapan tersebut, realisasi penerimaan hingga Juli 2026 baru mencapai Rp43.400.000 atau sekitar 6 persen, sehingga masih terdapat sisa pokok ketetapan sebesar Rp705.275.589 yang perlu dioptimalkan melalui kerja sama seluruh pemerintah desa dan jajaran terkait.

Data tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dalam rakor. Pemerintah Kecamatan Wanaraja mendorong seluruh pemerintah desa untuk terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, memperkuat koordinasi, serta mengoptimalkan upaya pemungutan PBB sesuai ketentuan yang berlaku guna mendukung peningkatan pendapatan daerah.

Melalui Rakor dan Pembinaan Tingkat Kecamatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, responsif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Hingga berita ini diterbitkan, kegiatan Rapat Koordinasi dan Pembinaan Tingkat Kecamatan Wanaraja masih berlangsung dengan agenda pembahasan lanjutan mengenai evaluasi program pemerintahan dan penyelarasan langkah kerja seluruh desa di wilayah Kecamatan Wanaraja.(JB/RF)

Exit mobile version