Site icon JABARBICARA.COM

SEMANGAT KEMERDEKAAN MEMBARA! Emak-Emak Pesilat, Reog hingga Surak Ibra Semarakkan HUT RI ke-81 di Pangatikan

GARUT, JABARBICARA.COM – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di lingkungan Kantor PGRI dan Korwil Pendidikan Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Selasa malam, 25 Agustus 2026.

Ratusan warga memadati halaman kantor tersebut untuk menyaksikan pentas seni dan budaya yang menghadirkan beragam pertunjukan tradisional, mulai dari pencak silat, Reog, tari Jaipong, hingga seni Surak Ibra.

Suasana semakin meriah ketika para pesilat dari Paguron Karya Pusaka Sakti Desa Citangtu bersama sejumlah paguron lainnya tampil memperagakan berbagai atraksi pencak silat. Menariknya, sejumlah pesilat didominasi kaum emak-emak yang tampil penuh energi, percaya diri dan memukau penonton.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di wilayah Dusun 3, Desa Citangtu, Kecamatan Pangatikan, yang mencakup lingkungan RW 07 hingga RW 11.

Ketua Panitia Peringatan HUT RI ke-81, Entis Sutisna, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara masyarakat dengan berbagai unsur yang berada di lingkungan pendidikan Kecamatan Pangatikan.

Menurutnya, kegiatan dapat terlaksana karena adanya dukungan para ketua RT, RW, tokoh masyarakat, paguron seni bela diri, pelaku seni budaya serta warga Desa Citangtu.

“Acara ini terbuka untuk semua. Kami ingin peringatan HUT RI bukan hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan, silaturahmi dan pelestarian seni budaya masyarakat,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah, lingkungan RW 10 turut menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Sinergi antara masyarakat dengan Korwil Pendidikan Kecamatan Pangatikan menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan tidak berdiri sendiri, tetapi dapat tumbuh bersama masyarakat di sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun 3 Desa Citangtu, Darsono, yang hadir mewakili Pemerintah Desa Citangtu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

Ia mengucapkan terima kasih kepada panitia, Penilik Kecamatan Pangatikan, PGRI Kecamatan Pangatikan serta keluarga besar Korwil Pendidikan Kecamatan Pangatikan atas terselenggaranya pentas seni budaya tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Pentas seni budaya seperti ini sangat positif karena dapat mempererat persatuan sekaligus menjaga seni dan budaya yang ada di masyarakat,” kata Darsono.

Pertunjukan semakin semarak dengan hadirnya Reog Team Nayaga, seni Surak Ibra, tari Jaipong dan berbagai atraksi dari sejumlah paguron pencak silat.

Sorak sorai warga pecah setiap kali para pesilat memperlihatkan gerakan atraktif di tengah panggung. Kehadiran para pelaku seni dari berbagai kelompok juga menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan masih hidup kuat di tengah masyarakat.

Kesuksesan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai unsur, mulai dari para paguron pencak silat, kelompok seni tari, Reog Team Nayaga, tokoh masyarakat, para ketua RT dan RW hingga warga Desa Citangtu.

Semarak HUT RI ke-81 di Pangatikan akhirnya bukan sekadar pesta rakyat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi panggung kebersamaan yang mempertemukan dunia pendidikan, pemerintah desa, pelaku seni dan masyarakat dalam satu semangat: merawat persatuan, melestarikan budaya dan mengisi kemerdekaan dengan kebersamaan.

Di tengah derasnya perubahan zaman, atraksi pencak silat, Reog, Jaipong dan Surak Ibra malam itu seolah mengirim pesan sederhana namun kuat: kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus terus dirayakan dengan menjaga budaya, persaudaraan dan gotong royong. (JB/RF)

 

Exit mobile version