GARUT, JABARBICARA.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SDN 3 Pasanggrahan, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Ihsan Akbar Ardhani, siswa kelas V, sukses meraih Juara 1 Lomba Biantara dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2026 tingkat Kecamatan Cilawu.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDN 3 Pasanggrahan. Prestasi Ihsan tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga menjadi gambaran nyata semangat generasi muda dalam menjaga, mempelajari, dan mengembangkan bahasa serta budaya daerah.
Lomba Biantara merupakan salah satu cabang yang menuntut kemampuan peserta dalam menyampaikan pidato berbahasa Sunda secara runtut, komunikatif, ekspresif, serta mampu menyampaikan pesan dengan baik kepada para pendengar.
Keberhasilan Ihsan tentu tidak lahir secara instan. Di balik prestasi tersebut terdapat proses belajar, latihan, pendampingan guru, serta dukungan keluarga yang menjadi bagian penting dalam mempersiapkan dirinya menghadapi kompetisi.
Pihak SDN 3 Pasanggrahan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian yang diraih Ihsan. Sekolah berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Ihsan untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa lainnya.
“Teruslah belajar, berlatih, dan berprestasi. Kami bangga memiliki generasi muda yang cinta bahasa dan budaya daerah,” pesan keluarga besar SDN 3 Pasanggrahan.
Prestasi Ihsan juga menegaskan bahwa bahasa daerah bukan sekadar bagian dari masa lalu, melainkan warisan budaya yang perlu terus hidup di tengah generasi muda.
Melalui FTBI, kemampuan siswa dalam berbahasa dan bersastra daerah mendapatkan ruang untuk berkembang. Dari panggung sederhana di tingkat kecamatan, talenta-talenta muda seperti Ihsan diharapkan mampu melangkah lebih jauh dan kembali mengharumkan nama sekolah, Kecamatan Cilawu, hingga Kabupaten Garut.
Juara pertama bukan sekadar angka di atas kertas. Bagi SDN 3 Pasanggrahan, prestasi Ihsan adalah bukti bahwa ketika bakat, latihan, pendidikan, dan dukungan bersatu, bahasa dan budaya daerah dapat menjadi jalan bagi generasi muda untuk berprestasi.(JB/RF)

