Site icon JABARBICARA.COM

TUNTAS! SDN 2 SINDANGPRABU BERWAJAH BARU, KOLABORASI KEPALA SEKOLAH DAN P2SP JADI KUNCI

GARUT, JABARBICARA.COM – Program revitalisasi SDN 2 Sindangprabu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, akhirnya rampung. Perubahan fisik sekolah kini mulai terlihat nyata, menghadirkan lingkungan belajar yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi peserta didik.

Program revitalisasi tersebut dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp1.071.908.955 (satu miliar tujuh puluh satu juta sembilan ratus delapan ribu sembilan ratus lima puluh lima rupiah).

Rampungnya pembangunan tidak terlepas dari kolaborasi berbagai unsur di lingkungan sekolah, terutama Kepala SDN 2 Sindangprabu Nani Maryani selaku penanggung jawab dan Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) Yayan Taryana Himawan, bersama jajaran panitia serta unsur komite sekolah.

KOLABORASI JADI KEKUATAN

Pelaksanaan program revitalisasi membutuhkan koordinasi dan tanggung jawab bersama. Pihak sekolah memiliki peran penting dalam memastikan hasil pembangunan nantinya dapat menunjang kegiatan pendidikan, sementara P2SP menjalankan fungsi kepanitiaan dalam pelaksanaan program sesuai ketentuan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mengawal proses revitalisasi hingga pekerjaan fisik dapat diselesaikan.

Kepala SDN 2 Sindangprabu, Nani Maryani, sebagai penanggung jawab di lingkungan sekolah, diharapkan dapat memastikan fasilitas yang telah dibangun nantinya dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan siswa dan kegiatan pembelajaran.

Sementara Yayan Taryana Himawan bersama P2SP menjadi bagian dari unsur yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan hingga tahap penyelesaian.

WAJAH SEKOLAH KINI LEBIH CERAH

Hasil revitalisasi membuat tampilan SDN 2 Sindangprabu terlihat lebih representatif. Sejumlah ruang dan bagian bangunan sekolah mengalami pembenahan sehingga menciptakan suasana yang lebih mendukung aktivitas pendidikan.

Ruang kelas kini tampak lebih terang dan bersih dengan dinding berwarna cerah, lantai keramik, plafon yang tertata serta penerangan yang lebih baik.

Pintu dan jendela juga telah dibenahi. Sirkulasi udara dan pencahayaan alami di dalam ruang kelas menjadi lebih baik sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru selama proses pembelajaran.

Selain ruang kelas, sejumlah fasilitas pendukung juga mendapat perhatian, termasuk sanitasi, koridor, halaman serta pagar sekolah.

Perubahan tersebut bukan sekadar mempercantik bangunan, tetapi diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi seluruh warga sekolah.

TAHAP SELANJUTNYA: PEMANFAATAN DAN PEMELIHARAAN

Dengan pekerjaan fisik yang telah rampung, tahapan berikutnya menjadi perhatian, terutama penyelesaian administrasi serta proses serah terima hasil revitalisasi dari P2SP kepada pihak sekolah sesuai mekanisme yang berlaku.

Setelah seluruh proses tersebut selesai, fasilitas hasil revitalisasi diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Namun, selesainya pembangunan bukanlah akhir dari tanggung jawab. Sekolah bersama seluruh warga pendidikan memiliki tugas penting untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

HARAPAN BARU UNTUK SISWA

Revitalisasi SDN 2 Sindangprabu menjadi momentum untuk membangun semangat baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Bangunan yang lebih layak perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pembelajaran, kedisiplinan, kreativitas, serta prestasi siswa.

Kolaborasi Kepala Sekolah, P2SP, komite sekolah, guru, orang tua dan masyarakat diharapkan terus terjaga sehingga bantuan pemerintah melalui program revitalisasi benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.

Kini, SDN 2 Sindangprabu tidak hanya memiliki wajah baru, tetapi juga membawa harapan baru: ruang belajar yang lebih nyaman, lingkungan pendidikan yang lebih baik, dan prestasi siswa yang semakin meningkat.(JB/RF)

Exit mobile version