Site icon JABARBICARA.COM

Rp1,13 MILIAR UNTUK SDN 1 BOJONG! NIKI ALI AKBAR KOMITMEN TRANSPARAN, PEMDES DORONG PEMBANGUNAN BERKUALITAS, PROGRES CAPAI 70 PERSEN

GARUT, JABARBICARA.COM – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SDN 1 Bojong, Kabupaten Garut, terus berjalan. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp1.135.120.703, progres pembangunan dilaporkan telah mencapai 70 persen. Capaian tersebut menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi peserta didik.

Program yang bersumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini mencakup sejumlah pekerjaan rehabilitasi dan pembangunan fasilitas sekolah. Berdasarkan papan informasi kegiatan dan penelusuran media, lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi empat ruang kelas, satu ruang administrasi, satu ruang perpustakaan, dua lokal toilet siswa, pembangunan satu toilet baru, serta penataan lingkungan sekolah.

Dengan progres yang telah mencapai 70 persen, perhatian kini tertuju pada penyelesaian sisa pekerjaan, kualitas hasil pembangunan, serta kesesuaian pelaksanaan dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.

KETUA P2SP TEGASKAN TRANSPARANSI DAN PEMBERDAYAAN WARGA

Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN 1 Bojong, Niki Ali Akbar, menegaskan komitmennya untuk menjalankan program revitalisasi secara transparan dan akuntabel. Ia menilai kepercayaan yang diberikan untuk mengelola anggaran lebih dari Rp1,13 miliar tersebut merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Menurut Niki, program revitalisasi tidak hanya berorientasi pada pembenahan fisik bangunan sekolah, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui pelibatan warga dan potensi usaha lokal.

“Alhamdulillah, kami mendapat kepercayaan untuk melaksanakan program revitalisasi ini. Kami berkomitmen menjalankan amanah tersebut secara transparan dan akuntabel, sesuai arahan serta petunjuk teknis dari Kementerian. Kami juga berupaya memprioritaskan pelibatan masyarakat dan potensi usaha lokal di wilayah Bojong, sepanjang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan ketentuan yang berlaku, sehingga manfaat program ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Niki Ali Akbar kepada media.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan turut didampingi konsultan, Pa Opik, serta pengawas, Rifki. Pendampingan tersebut diharapkan mendukung kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan, spesifikasi teknis, serta ketentuan program revitalisasi.

Dengan progres pembangunan yang dilaporkan mencapai 70 persen, Niki diharapkan terus mengawal tahapan pekerjaan hingga selesai, dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan akuntabilitas pelaksanaan.

Komitmen transparansi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik. Keterbukaan informasi mengenai perkembangan pekerjaan dan kesesuaian hasil dengan perencanaan juga diperlukan agar manfaat program dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

KADES BOJONG DORONG PEMBANGUNAN BERKUALITAS

Kepala Desa Bojong, Komar, menyambut baik pelaksanaan program revitalisasi SDN 1 Bojong. Ia menilai peningkatan kualitas sarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda di wilayahnya.

Pemerintah desa, menurut Komar, mendukung pelaksanaan program tersebut dan berharap seluruh pekerjaan diselesaikan dengan mengutamakan kualitas serta memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

“Pemerintah Desa Bojong menyambut baik dan mendukung pelaksanaan revitalisasi SDN 1 Bojong. Kami memandang program ini sebagai investasi penting bagi masa depan generasi muda. Kami berharap seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan baik, mengutamakan kualitas, serta sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku. Kami juga siap bersinergi dengan pihak sekolah, P2SP, komite, dan masyarakat agar hasil pembangunan ini benar-benar bermanfaat bagi dunia pendidikan,” ungkap Komar.

Ia berharap pembenahan berbagai fasilitas tersebut dapat menciptakan lingkungan sekolah yang semakin representatif, sehingga siswa memperoleh kenyamanan lebih baik dalam mengikuti proses belajar mengajar.

Dukungan pemerintah desa juga diharapkan memperkuat sinergi antara pihak sekolah, P2SP, komite, dan masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan fasilitas pendidikan secara berkelanjutan.

PROGRES 70 PERSEN, KUALITAS DAN KETEPATAN PENYELESAIAN JADI PERHATIAN

Capaian progres 70 persen menunjukkan bahwa pekerjaan revitalisasi SDN 1 Bojong telah memasuki tahap lanjutan. Meski demikian, persentase progres perlu diikuti penyelesaian seluruh lingkup pekerjaan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Dengan nilai anggaran mencapai Rp1.135.120.703, keberhasilan program tidak cukup diukur dari cepatnya pembangunan, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan, keamanan fasilitas, ketepatan penggunaan anggaran, dan manfaatnya bagi warga sekolah.

Karena itu, komitmen transparansi yang disampaikan Ketua P2SP serta dukungan Kepala Desa Bojong perlu berjalan beriringan dengan pengawasan dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Publik berharap revitalisasi tersebut benar-benar menghasilkan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.

Progres 70 persen menjadi tahapan penting, tetapi kualitas hasil akhir tetap menjadi tolok ukur utama. Masyarakat kini menaruh harapan agar revitalisasi SDN 1 Bojong dapat dituntaskan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran demi mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Garut.

Media akan terus memantau perkembangan pelaksanaan kegiatan dengan mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan fungsi kontrol sosial.

(JB/RF)

Exit mobile version