GARUT, JABARBICARA.COM – Kelompok Bermain (Kober) Assalam Al-Barokah di Kampung Bebedahan RT 01 RW 01, Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, memperoleh Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sekretaris Yayasan Assalam Al-Barokah, Eri Carisman, mengonfirmasi bahwa revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di lembaga yang berada di bawah naungan yayasan tersebut mulai dilaksanakan pada tahun ini.
“Alhamdulillah, tahun ini kami melaksanakan kegiatan revitalisasi satuan pendidikan Kelompok Bermain di lembaga yang berada di bawah naungan Yayasan Assalam Al-Barokah. Ini merupakan amanah yang akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini,” ujar Eri Carisman saat ditemui JABARBICARA.COM di kediamannya yang tidak jauh dari lokasi pembangunan, Kamis (30/7/2026).
Eri yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat Kampung Bebedahan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan.
Berdasarkan papan informasi proyek yang telah dipasang di lokasi pembangunan, bantuan revitalisasi tersebut berasal dari Direktorat Jenderal PAUD Dasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026.
Nilai bantuan yang dikucurkan mencapai Rp886.788.000,00 untuk pekerjaan revitalisasi sarana dan prasarana Kober Assalam Al-Barokah.
Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) Kober Assalam Al-Barokah, Elis Holisoh, menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat sekitar.
“Kami melaksanakan pembangunan secara swakelola sesuai ketentuan yang berlaku. Selain menjaga kualitas pekerjaan, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat sekitar sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” ungkap Elis.
Revitalisasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi peserta didik usia dini sehingga dapat meningkatkan mutu layanan pendidikan di Desa Wanamekar dan sekitarnya.
Keberadaan papan informasi proyek di lokasi pembangunan juga menjadi bentuk transparansi penggunaan anggaran negara, sehingga masyarakat dapat mengetahui sumber pendanaan, nilai anggaran, serta jenis pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
Sementara itu, Pemerintah Desa Wanamekar menyambut baik bantuan revitalisasi tersebut. Sekretaris Desa Wanamekar, Yudi Kusnadi, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan terhadap sarana pendidikan di desanya.
“Alhamdulillah, sarana dan prasarana pendidikan kelompok bermain di desa kami mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Kami sangat mengapresiasi bantuan revitalisasi ini karena akan memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan di Desa Wanamekar,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Wanamekar, Dani Ramdani, yang berharap pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai spesifikasi teknis dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
JABARBICARA.COM akan terus memantau pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut, mulai dari progres pembangunan, kualitas pekerjaan, pemanfaatan anggaran, hingga penyelesaian proyek agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta memberikan manfaat optimal bagi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Garut.(JB/RF)

