GARUT, JABARBICARA.COM – Prestasi demi prestasi terus ditorehkan Ade Ihsan, siswa yang menjadi perwakilan SDN 3 Pasanggrahan, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Bukan hanya piawai berpidato dan berbahasa, Ade Ihsan juga menunjukkan kemampuan dalam kegiatan keagamaan dan kepramukaan.
Sepanjang 2026, sederet prestasi berhasil dikantonginya. Capaian tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa potensi peserta didik dapat berkembang luas ketika mendapatkan pembinaan, kesempatan, dan dukungan yang berkelanjutan.
Teranyar, Ade Ihsan berhasil meraih Juara 1 Lomba Biantara Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Gugus V tahun 2026. Prestasi ini menjadi catatan tersendiri karena biantara menuntut kemampuan berbahasa Sunda, penguasaan materi, artikulasi, ekspresi, serta keberanian tampil di hadapan publik.
Sebelumnya, ia juga mencatat prestasi dalam Pentas PAI 2026 dengan meraih Juara 1 Lomba Pidato tingkat Kecamatan Cilawu dan kemudian Juara 3 tingkat Kabupaten Garut.
Kiprah Ade Ihsan berlanjut dalam ajang PORSADIN VIII 2026. Ia berhasil menjadi Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia tingkat Kecamatan, kemudian meraih Juara 2 pada tingkat Kabupaten Garut.
Tak kalah membanggakan, Ade Ihsan juga sukses meraih Juara 1 Lomba Pildacil tingkat SD se-Kecamatan Cilawu. Rangkaian capaian tersebut menunjukkan konsistensi Ade Ihsan dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, bahasa, serta pemahaman keagamaan.
Jika ditotal, pada 2026 Ade Ihsan telah menorehkan sedikitnya enam prestasi kompetitif, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Namun, kiprahnya ternyata tidak baru dimulai tahun ini.
Pada 2025, Ade Ihsan dipercaya menjadi petugas PASBARA (Pasukan Pengibar Bendera) dalam rangka Hari Jadi Pramuka tingkat Kabupaten. Kepercayaan tersebut menjadi bukti lain bahwa dirinya tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan komunikasi, tetapi juga dinilai memiliki kedisiplinan serta tanggung jawab dalam kegiatan kepramukaan.
Berbagai prestasi itu turut mengharumkan nama SDN 3 Pasanggrahan. Di bawah kepemimpinan Kepala SDN 3 Pasanggrahan, Imas, S.Pd.SD, sekolah terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dan keberanian berprestasi.
Selain menjadi perwakilan SDN 3 Pasanggrahan, Ade Ihsan juga tercatat sebagai perwakilan MDT At-Tanwir, di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah H. Abdul Kholiq, S.Pd.I., M.Pd. Sinergi pendidikan sekolah dan madrasah diniyah menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan kemampuan serta karakter peserta didik.
Deretan prestasi tersebut tentu bukan sekadar kumpulan piala. Di balik setiap kemenangan terdapat proses panjang berupa latihan, keberanian tampil, penguasaan materi, kedisiplinan, serta dukungan guru dan keluarga.
Bagi SDN 3 Pasanggrahan, keberhasilan Ade Ihsan menjadi energi positif sekaligus inspirasi bagi siswa lainnya. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa anak-anak di tingkat sekolah dasar memiliki potensi besar untuk tampil dan bersaing, bahkan hingga level Kabupaten Garut.
Lebih jauh, keberhasilan Ade Ihsan menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya tentang nilai di ruang kelas. Kemampuan berbicara, keberanian tampil, kecintaan terhadap bahasa dan budaya, pemahaman keagamaan, serta kedisiplinan dalam kepramukaan merupakan bagian penting dari pembentukan generasi yang berkarakter.
Dari podium pidato, panggung biantara, hingga barisan pengibar bendera, Ade Ihsan membuktikan bahwa prestasi lahir dari keberanian untuk tampil dan ketekunan untuk terus berlatih. (JB/RF)

