GARUT,JABARBICARA.COM – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMKN 4 Garut menuai keluhan dari sejumlah calon siswa dan wali murid. Sejak awal tahapan pendaftaran dibuka, banyak pihak mengaku kesulitan mengakses sistem pendaftaran online yang menjadi pintu utama proses penerimaan peserta didik baru.
Kekecewaan semakin bertambah setelah beredar pengumuman bahwa website SPMB tidak dapat diakses sementara pada Minggu, 31 Mei 2026, mulai pukul 06.00 hingga 24.00 WIB dengan alasan peningkatan dan pembaruan layanan pendaftaran.
Sejumlah orang tua siswa menilai kondisi tersebut menunjukkan sistem yang belum sepenuhnya siap digunakan. Mereka mempertanyakan kesiapan panitia penyelenggara mengingat SMKN 4 Garut merupakan salah satu sekolah kejuruan favorit di Kabupaten Garut yang setiap tahun dibanjiri peminat.
“Kami sudah berusaha mengakses sejak awal, tetapi sering mengalami kendala. Ketika hendak mendaftar justru sistem tidak bisa dibuka. Kondisi ini membuat kami khawatir karena takut tertinggal tahapan pendaftaran,” ujar salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Keluhan serupa juga datang dari calon peserta didik yang mengaku bingung dengan mekanisme pendaftaran. Selain kendala teknis, sebagian masyarakat menilai sosialisasi terkait tahapan dan teknis pelaksanaan SPMB masih minim sehingga menimbulkan kebingungan di tengah proses pendaftaran.
Masyarakat berharap pihak sekolah maupun panitia SPMB dapat memberikan penjelasan yang transparan mengenai penyebab gangguan sistem serta langkah-langkah yang akan ditempuh untuk menjamin seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan yang sama dalam mengikuti proses pendaftaran.
“Yang kami butuhkan adalah kejelasan. Jika memang ada perbaikan sistem, sampaikan secara terbuka dan pastikan tidak merugikan calon siswa yang sedang berjuang mendaftar,” ungkap salah seorang orang tua calon peserta didik.
Sebagai salah satu sekolah kejuruan unggulan di Garut, tingginya animo masyarakat terhadap SMKN 4 Garut menjadikan stabilitas dan kesiapan sistem pendaftaran sebagai faktor yang sangat penting. Gangguan akses yang terjadi berpotensi menimbulkan kecemasan di kalangan calon siswa maupun orang tua yang berharap dapat mengikuti seluruh tahapan pendaftaran tanpa hambatan.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat penjelasan resmi dari pihak SMKN 4 Garut terkait keluhan masyarakat mengenai sulitnya akses sistem pendaftaran online maupun dampak penghentian sementara layanan website SPMB terhadap proses penerimaan murid baru tahun 2026.(JB/RF)

