PKM BATIK LUKIS GUTTA TAMARIND FSRD UNIVERSITAS TRISAKTI DALAM ACARA WORKSHOP DAN PAMERAN DI AMBON, MALUKU

Seni Budaya296 Dilihat

Oleh
Cama Juli Rianingrum
Fakultas Seni Rupa dan Desain – Universitas Trisakt

JABARBICARA.COM – Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Trisakti mendapat undangan untuk turut serta berperan dan berpartisipasi dalam acara Pameran Material, Seminar, dan Workshop  dengan tema “ Harmoni Budaya Maluku dan Alam dalam Desain Berkelanjutan” yang berlangsung pada tanggal 15 – 17 April 2025. Acara ini diselenggarakan oleh HDII Ambon yang diketuai oleh Bapak Hartono, HDII, bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan didukung oleh Universitas Pattimura Ambon, Maluku, dan para sponsor dari berbagai industri yang terkait dengan produk Interior. Tim PkM dan pameran  dari Universitas Trisakti diwakili oleh dua orang dosen, yaitu Dr. Cama Juli Rianingrum, MSi. dan Dra. Atridia Wilastrina, MDS.

Pelatih dan Penyuluh Melukis Batik Gutta Tamarind di Ambon
Dr. Cama Juli Ria, MSi. dan Dra. Atridia Wilastrina, MDs.

Peran serta FSRD Trisakti adalah sebagai salah satu usaha dalam pelestarian batik yaitu  dengan memperkenalkan secara langsung kepada masyarakat Ambon tentang proses membatik dengan media yang berbeda sebagai pengganti lilin panas, yaitu dengan asam jawa atau gutta tamarind (lilin dingin) sebagai media alternativ. Workshop, PkM dan Pameran berlangsung di Gedung Auditorium Universitas Pattimura, yang merupakan sebuah Universitas negri di Ambon Maluku. Partisipasi dari FSRD Trisakti adalah dengan mengadakan pameran hasil karya batik tamarind dari dosen dan mahasiswa, serta mengadakan workshop pelatihan melukis batik gutta tamarind pada tas kain dengan menerapkan motif-motif baatik khas Maluku.

Baca Juga:  Hari Batik Nasional 2024: Batik Garutan, Warisan Budaya yang Terus Berkembang di Tengah Globalisasi
Poster acara dan Pameran karya batik Tamarind karya Dosen dan mahasiswa FSRD Trisakti sebagai hasil karya pada mata kuliah pilihan yang dibuka dan ditjinjau oleh ibu Wakil Walikota Ambon Ely Toisutta, S.Sos.

Peserta kurang lebih 50 orang terdiri dari masyarakat umum, siswa SMK dan guru. Pelaksanaan PkM secara luring dengan lokasi acara di Gedung Auditorium Universitas Pattimura, Ambon, Maluku. dengan metode pendampingan langsung, diawali dengan presentasi penjelasan materi dan proses melukis batik tamarind. Hasil pengabdian melukis batik gutta tamarind (lilin dingin) akan menjadi bekal untuk memotivasi serta menambah wawasan para peserta akan bentuk keragaman budaya Indonesia

[1] Suasana Workshop Batik lukis tamarind dengan motif khas Maluku, [2] Ketua HDII Maluku Bapak Hartono memberikan Plakat Penghargaan untuk FSRD Universitas Trisakti dan [3] foto bersama dengan  peserta pelatihan serta hasil karya lukis batik tamarind

Tujuan dari penyelenggaraan pengabdian ini, antara lain: (1) Melestarikan dan mengembangkan seni budaya Indonesia melalui melukis Batik Gutta Tamarind; (2) Mengenal material batik yang ramah lingkungan, tidak beracun, dan mudah didapat, menambah wawasan proses batik lilin dingin dengan proses sederhana dengan waktu yang lebih cepat, namun dengan hasil yang maksimal; (3) Meningkatkan kecintaan dan kepedulian generasi muda terhadap pengembangan batik; (4) Karya yang dihasilkan dapat menambah motivasi untuk berkreasi. [JB]

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *