Wisman Makin Memilih Kereta Api: 28 Ribu Turis Gunakan KA dari Semarang

Ekonomi Bisnis167 Dilihat

SEMARANG, JABARBICARA.COM – KAI Daop 4 Semarang mencatat 28.142 wisatawan mancanegara (wisman) menggunakan layanan kereta api jarak jauh sepanjang Januari – November 2025 dari Kota Semarang.

KAI Daop 4 Semarang mencatat 28.142 wisatawan mancanegara (wisman) menggunakan layanan kereta api jarak jauh sepanjang Januari – November 2025 dari Kota Semarang. Angka ini tumbuh 17% dibanding periode yang sama tahun 2024 sebanyak 23.998 wisman.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Lonjakan tersebut menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan turis yang mencari perjalanan aman, nyaman, dan memberi pengalaman lokal yang autentik.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa jumlah tersebut diambil dari 3 stasiun di Kota Semarang yang menjadi keberangkatan para Wisman.

Baca Juga:  Harga Emas Masih Menguat, Target 5.005 Kian Terbuka

“Kota Semarang masih menjadi titik keberangkatan terfavorit di wilayah KAI Daop 4 Semarang. Terdapat 3 stasiun yang menjadi keberangkatan para turis asing di Kota Semarang diantaranya Semarang Tawang sebanyak 21.563 penumpang, Semarang Poncol 6.522 penumpang, dan Alastua 57 penumpang,” kata Luqman.

Luqman menyampaikan bahwa meningkatnya minat wisman berpergian dengan kereta api membawa dampak luas bagi masyarakat.

“Meningkatnya jumlah wisman turut menggerakkan perekonomian lokal dan membuka peluang bagi UMKM di sekitar stasiun. Kereta api menghadirkan pengalaman perjalanan yang hangat dan inklusif sehingga banyak wisatawan merasa lebih dekat dengan budaya Indonesia,” ungkap Luqman.

Luqman menegaskan KAI Daop 4 akan terus memperkuat layanan dan meningkatkan integrasi antarmoda agar jalur rel semakin menjadi bagian dari ekosistem pariwisata nasional.

Baca Juga:  KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi

“KAI Daop 4 Semarang optimistis kereta api akan terus menjadi pilihan wisatawan mancanegara dan berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Luqman.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *