Perkuat Sinergitas, SSC dan Pemkab Garut Gerakkan Generasi Muda Jaga Denyut Nadi Alam di Hari Air Sedunia 2026

Daerah, Garut, Jabar, Tokoh491 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Menjaga kelestarian air bukan sekadar tugas satu pihak, melainkan sebuah kerja kolaboratif yang berkelanjutan. Semangat sinergitas inilah yang terpancar kuat dalam peringatan Hari Air Sedunia (World Water Day) Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Garut.

Jumat 27 Maret 2026. Peringatan Hari Air Sedunia tahun ini menjadi momentum krusial bagi Kabupaten Garut untuk memperkuat stabilitas ekosistem. Melalui Sekolah Sungai Cimanuk (SSC), gerakan konservasi air kini diarahkan pada dua jalur utama: edukasi dini dan rehabilitasi lahan kritis.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Iwan Riswandi, secara tegas mendorong kolaborasi lintas sektor agar materi pelestarian alam masuk ke ruang-ruang kelas. “Kita butuh generasi yang bijak air, bukan generasi yang boros sumber daya,” ujarnya. Dukungan ini disambut baik oleh Camat Bayongbong yang menginstruksikan warga untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menanam pohon.

Direktur SSC, Mulyono Kadafi, memaparkan roadmap organisasi yang kini fokus pada pembibitan tanaman keras di Lapang Harum Madu. Strategi ini diambil untuk memastikan pasokan bibit untuk penghijauan di wilayah hulu tetap tersedia. “Konsentrasi kita adalah aksi nyata. Menanam pohon adalah cara paling efektif untuk mengikat air di dalam tanah dan menjaga stabilitas lingkungan,” jelas Mulyono.

Baca Juga:  SURAT TUGAS RESMI, PESERTA DIMINTA BAYAR: Seminar Pihak Eksternal Berstempel Disdik Garut Kembali Disorot

“Menjaga alam tak cukup dengan narasi; ia butuh kolaborasi dan aksi nyata di lapangan. Di Bayongbong, komitmen itu telah dipahat: satu pohon ditanam hari ini, satu nafas kehidupan terselamatkan untuk masa depan.”

Aksi ini diharapkan menjadi pemantik bagi wilayah lain di Kabupaten Garut untuk mulai menempatkan isu air sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. (RF/JB)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *