BANDUNG, JABARBICARA.COM– Suasana haru biru bercampur bahagia menyelimuti Abrina Cafe, Antapani, Sabtu (26/4/2026). Puluhan anggota keluarga besar Baraya Cinta Asih (Barcintas) melebur dalam pelukan hangat pada gelaran Halal Bihalal & Temu Kangen 2026. Lebih dari sekadar seremoni, acara ini menjadi bukti nyata bahwa ikatan persaudaraan Barcintas tak lekang oleh waktu.
Hadir memberikan warna tersendiri, sosok Dewan Penasehat Barcintas yang juga tokoh nasionalis-agamis, H. Irwan Setiawan—atau yang akrab disapa Apih Irwan. Meski berhalangan hadir secara fisik karena agenda yang padat, kehadiran “ruh” semangat sang Komisaris PT Agung Lestari sekaligus Ketua Umum LSM Jangkar tersebut tetap terasa nyata di tengah-tengah anggota.
Melalui utusan khususnya, Dodi Permana dari PT Baraya Agung Lestari, Apih Irwan menitipkan pesan mendalam yang menyentuh sanubari setiap hadirin. Sebuah filosofi Sunda kuno digaungkan kembali sebagai kompas pergerakan Barcintas ke depan.
“Nu jauh urang deuketkeun, geus deuket urang rakeutkeun,” ujar Dodi saat membacakan sambutan Apih Irwan.
Kalimat sakti itu bermakna luas: yang jauh didekatkan, dan yang sudah dekat semakin dikokohkan. Pesan ini seolah menjadi oase di tengah gempuran zaman yang semakin individualis, mengingatkan bahwa kekuatan utama Barcintas terletak pada ketulusan silaturahmi.
“Apih Irwan menitipkan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Bagi beliau, Barcintas adalah keluarga, dan keluarga adalah prioritas. Silaturahmi hari ini adalah kunci kemenangan kita di masa depan,” tegas Dodi disambut tepuk tangan meriah.
Menutup pesan cintanya, atas nama pribadi dan PT Baraya Agung Lestari, Apih Irwan menyampaikan permohonan maaf yang tulus, “Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin,” sebuah ucapan yang menandai lembaran baru yang bersih bagi seluruh anggota pasca Idul Fitri 1447 H.
Acara yang berlangsung di Jalan Terusan Jakarta No. 79 A ini diakhiri dengan momen ramah tamah yang penuh tawa, makan bersama yang akrab, serta sesi foto yang mengabadikan senyum kebersamaan. Doa bersama menjadi penutup syahdu, memohon agar kekompakan Baraya Cinta Asih terus abadi dan membawa kemajuan bagi seluruh anggotanya.
Barcintas hari ini bukan sekadar perkumpulan, melainkan rumah bagi hati yang merindukan persaudaraan sejati. (JB/RF)







