GELORA BUDAYA! H. Asep Dedi Serukan Persatuan Nasional: Saatnya Pencak Silat Jabar Mengguncang Dunia di Pelantikan KPSTI!

Daerah, Olahraga498 Dilihat

GARUT,JABARBICARA.COM– Dari jantung Kampung Sumur, Desa Sukasono, Kecamatan Sukawening, kabupaten Garut, sebuah seruan kuat menggema untuk nusantara. Tokoh Pencak Silat asal Sukawening Garut, H. Asep Dedi yang Juga Pengawas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Holitik Insan Penulis Wartawan Indonesi (HIPWI) secara tegas mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari akar rumput hingga pemangku kebijakan—untuk bersatu padu menyukseskan gelaran monumental: Pelantikan Pengurus Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI) Provinsi Jawa Barat, Senin 04/05/2026.

Acara yang diprediksi menjadi tonggak sejarah baru bagi bela diri tradisional ini akan dihelat pada Sabtu, 09 Mei 2026, bertempat di Hotel Cemerlang, Bandung.

“Rawat Tradisi dalam Perspektif Globalisasi”

Bukan sekadar seremonial, H Asep Dedi menekankan bahwa visi utama KPSTI Jabar adalah menjaga kemurnian warisan leluhur tanpa harus tertinggal oleh zaman. “Kita tidak boleh kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi. Mari kita rawat tradisi dalam perspektif globalisasi agar Pencak Silat tetap gagah dan relevan di panggung internasional,” tegas H Asep Dedi dengan nada lugas.

Formasi Emas KPSTI Jawa Barat
Pelantikan ini akan mengukuhkan barisan pemimpin yang berkomitmen penuh pada pelestarian budaya, di antaranya:

  • Drs. H. M. Teten Abdulatif, M.Ag. (Ketua Umum Pengurus Provinsi KPSTI Jawa Barat)
  • H. Mahfuz Abdurrahman, S.Sos. (Ketua Umum Pengurus KPSTI Pusat)
  • H.M. Bahrul Hidayat, SH, MH. (Ketua Harian Pengurus Provinsi KPSTI Jawa Barat)
Baca Juga:  Pentas PAI 2025 Resmi Dibuka di Kabupaten Garut, Diikuti 837 Siswa dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat

Agenda Strategis: Dari Pagelaran hingga Layar Lebar

Pihak KPSTI Jawa Barat membuktikan bahwa silat tradisi adalah warisan yang dinamis dengan menghadirkan agenda kegiatan:

  1. Pagelaran Pencak Silat Tradisi: Unjuk kebolehan para pesilat terbaik tanah Pasundan.
  2. Ngadu Bako: Ruang dialog strategis untuk mempererat tali silaturahmi antar-perguruan.
  3. Launching Film “ARINI – Pewaris Tradisi Ilmu Silat Kipas”: Terobosan kreatif sebagai sarana edukasi budaya melalui media modern.
  4. Persiapan Festival “Sangkuriang 2”: Pematangan langkah menuju festival silat tradisi berskala besar.

H Asep Dedi menutup ajakannya dengan pesan mendalam, “Mari kita sukseskan bersama. Ini adalah momentum pembuktian bahwa silat bukan sekadar bela diri, melainkan martabat bangsa yang harus kita jaga bersama-sama.”

Informasi Kegiatan:

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 09 Mei 2026
  • Lokasi: Hotel CEMERLANG, Jl. HOS Cokroaminoto No.46, Bandung.
Baca Juga:  Dede Kusdinar Anggota DPRD Provinsi Jabar, Lepas Peserta Jalan Sehat Perum Aulia Wanaraja

Pencak Silat: Tradisi Kita, Martabat Bangsa!.(JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *