GARUT, JABARBICARA.COM – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di SDN 5 Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Kamis (23/7/2026), berlangsung penuh makna. Bukan hanya menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak, tetapi juga menjadi salah satu momen bersejarah menjelang berakhirnya masa pengabdian Hj. Ade Rohmah, S.Pd., sebagai Kepala SDN 5 Tegalpanjang.
Di awal Agustus 2026, Hj. Ade Rohmah dijadwalkan memasuki masa purna tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, semangat pengabdiannya tetap menyala. Dengan penuh wibawa dan ketulusan, ia memimpin upacara Hari Anak Nasional di halaman sekolah yang selama bertahun-tahun menjadi tempat dirinya mengabdikan ilmu, tenaga, dan dedikasi demi kemajuan pendidikan.
Suasana upacara berlangsung khidmat. Guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh penghormatan kepada sosok pemimpin yang selama ini dikenal sederhana, bijaksana, dan mengedepankan kebersamaan dalam membangun sekolah.
Selama memimpin SDN 5 Tegalpanjang, Hj. Ade Rohmah tidak hanya menjalankan tugas administratif sebagai kepala sekolah. Ia juga hadir sebagai pembimbing, motivator, sekaligus sosok keibuan yang senantiasa memberikan arahan kepada para guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Keputusan-keputusan yang diambilnya selalu mengedepankan kepentingan peserta didik, kemajuan sekolah, serta terciptanya lingkungan pendidikan yang harmonis.
Keteladanan itulah yang membuat sosoknya begitu dihormati oleh keluarga besar SDN 5 Tegalpanjang. Menjelang akhir masa baktinya, semangat untuk terus memberikan yang terbaik tidak pernah berkurang. Justru di penghujung pengabdiannya, ia terus menunjukkan bahwa dedikasi seorang pendidik tidak diukur dari lamanya masa jabatan, melainkan dari ketulusan dalam melayani dunia pendidikan.
Pada peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.” Tema tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun ruang digital.
Melalui amanat yang disampaikannya, Hj. Ade Rohmah mengajak seluruh peserta didik untuk terus belajar dengan tekun, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki keberanian untuk meraih cita-cita. Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan budaya sekolah yang penuh kasih sayang, saling menghormati, serta bebas dari perundungan.
Bagi keluarga besar SDN 5 Tegalpanjang yang beralamat di Kampung Tegalpanjang, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, upacara tersebut menjadi lebih dari sekadar peringatan nasional. Momen itu menjadi simbol perjalanan panjang seorang pendidik yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi bangsa.
Jejak pengabdian Hj. Ade Rohmah telah meninggalkan fondasi yang kuat bagi sekolah. Budaya disiplin, semangat kebersamaan, kepedulian terhadap peserta didik, serta komitmen meningkatkan mutu pendidikan menjadi warisan berharga yang akan terus dijaga dan dilanjutkan oleh keluarga besar SDN 5 Tegalpanjang.
Purna tugas memang menandai berakhirnya masa dinas sebagai ASN. Namun, nilai-nilai keteladanan, integritas, dan pengabdian yang telah ditanamkan Hj. Ade Rohmah akan tetap hidup dalam setiap langkah sekolah, menjadi inspirasi bagi para guru, peserta didik, dan generasi pendidik yang akan melanjutkan estafet membangun pendidikan yang lebih baik.
Sebab sejatinya, seorang pendidik tidak pernah benar-benar berhenti mengabdi. Keteladanan yang diwariskan akan terus hidup dalam setiap keberhasilan anak-anak yang pernah dibimbingnya. (JB/RF)







