SUCINARAJA PANASKAN MESIN! 180 PESERTA BEREBUT TIKET KONTINGEN KECAMATAN MENUJU OLTRAD KORMI GARUT

Garut, Pendidikan73 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Semangat melestarikan olahraga tradisional kembali bergema di Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. Sebanyak 180 peserta dari 21 sekolah mengikuti seleksi kontingen Kecamatan Sucinaraja untuk menghadapi ajang Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Garut pada cabang Olahraga Tradisional (OLTRAD).

Kegiatan seleksi yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 September 2026, menjadi ajang pencarian atlet-atlet terbaik yang akan membawa nama Kecamatan Sucinaraja pada kompetisi tingkat Kabupaten Garut.

Idwan HUTRI

Informasi tersebut disampaikan Opik Lesmana, S.Pd, saat dihubungi JABARBICARA.COM melalui pesan WhatsApp, Selasa (2/9/2026).

Menurutnya, seleksi dilaksanakan secara bertahap dengan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga tradisional yang tersebar di tiga gugus.

Baca Juga:  Kanwil ATR/BPN Jabar Perkuat Integritas, MAPI Dilibatkan Kawal Pelayanan Bebas Pungli

“Persiapan lomba KORMI OLTRAD Kabupaten saat ini memasuki tahap seleksi untuk menentukan kontingen Kecamatan Sucinaraja,” ujar Opik.

Ia menjelaskan, terdapat lima mata lomba olahraga tradisional yang dipertandingkan dalam proses seleksi tersebut.

Untuk Gugus 1, peserta mengikuti seleksi cabang Hadangan dan Dagongan. Sementara Gugus 2 mempertandingkan cabang Egrang. Adapun Gugus 3 mempertandingkan dua cabang, yakni Sumpitan dan Tarumpah Panjang.

Pelaksanaan seleksi diikuti oleh puluhan peserta dari sekolah-sekolah di Kecamatan Sucinaraja dengan jumlah keseluruhan mencapai 180 peserta.

Rinciannya, Gugus 1 diikuti 90 peserta, Gugus 2 sebanyak 36 peserta, dan Gugus 3 sebanyak 54 peserta.

Pada hari pertama pelaksanaan, panitia telah menggelar dua mata lomba. Sementara seleksi berikutnya dilanjutkan di wilayah Linggamukti untuk mempertandingkan mata lomba lainnya.

Baca Juga:  Sekretaris Daerah Garut Meminta ASN Agar Tak Lagi Bekerja Parsial, Nurdin Yana: Pakaian Kita Melekat Sebagai Abdi Negara

Kegiatan seleksi ini dipimpin oleh panitia yang dikomandoi langsung Ketua KOK Kecamatan Sucinaraja, Ridwan Arip Hidayat, S.Pd, bersama Ketua KKG Kecamatan Sucinaraja, Opik Lesmana, S.Pd.

Seleksi kontingen tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk menjaga, mengenalkan, dan melestarikan olahraga tradisional di tengah derasnya perkembangan olahraga modern dan dunia digital.

Hadangan, Dagongan, Egrang, Sumpitan hingga Tarumpah Panjang merupakan bagian dari kekayaan budaya yang memiliki nilai kebersamaan, ketangkasan, keseimbangan, strategi, dan sportivitas. Karena itu, keterlibatan peserta didik dalam seleksi ini menjadi modal penting untuk memastikan olahraga tradisional tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Baca Juga:  Launching Perdana Makan Bergizi Gratis (MBG) Muhammadiyah Garut

Dengan melibatkan 21 sekolah dan ratusan peserta, Kecamatan Sucinaraja menunjukkan keseriusan dalam menyiapkan kontingen terbaik. Seleksi selama tiga hari diharapkan mampu menghasilkan atlet-atlet pilihan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental bertanding dan sportivitas tinggi.

Kini, persaingan untuk mengenakan atribut Kontingen Kecamatan Sucinaraja mulai memanas. Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi, hanya mereka yang tampil terbaik yang akan memperoleh kesempatan membawa nama Sucinaraja dalam ajang OLTRAD KORMI tingkat Kabupaten Garut.

Sucinaraja telah membuka arena. Para peserta telah menunjukkan kemampuan. Kini, publik menanti siapa saja atlet terbaik yang akan lolos dan siap mengibarkan nama Kecamatan Sucinaraja di panggung olahraga tradisional Kabupaten Garut. (JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *