RESMI NAKHODAI NU SUCINARAJA, UST. DADANG RIDWAN PIMPIN MWC NU PERIODE 2026–2031

Garut, Keagamaan113 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut resmi mengesahkan kepengurusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Sucinaraja masa khidmat 2026–2031.

Pengesahan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) PCNU Kabupaten Garut Nomor 473/PC.01/A.II.01.49/1117/07/2026, yang diterbitkan pada Juli 2026.

Idwan HUTRI

Dalam kepengurusan baru tersebut, Ust. Dadang Ridwan dipercaya sebagai Ketua Tanfidziyah MWC NU Sucinaraja untuk masa khidmat lima tahun ke depan.

Pengesahan kepengurusan ini sekaligus menandai berakhirnya masa khidmat kepengurusan MWC NU Sucinaraja periode 2021–2026. Momentum tersebut diharapkan menjadi awal penguatan konsolidasi organisasi serta peningkatan kiprah NU dalam kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di Kecamatan Sucinaraja.

SK PERIODE 2021–2026 RESMI DICABUT

Dalam SK tersebut, PCNU Kabupaten Garut mencabut SK Nomor 008/KEP/PCNU/A.II/D-21/VIII/2021 tanggal 11 Juli 2021 tentang pengesahan MWC NU Sucinaraja masa khidmat 2021–2026.

Baca Juga:  Hingga Dua Pekan ke Depan, Polres Garut Akan Laksanakan Ops Keselamatan Lodaya 2025

Pencabutan dilakukan karena masa khidmat kepengurusan sebelumnya telah berakhir. PCNU Garut sekaligus menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian serta kontribusi pengurus periode sebelumnya.

Pengesahan kepengurusan baru didasarkan pada surat permohonan pengesahan dari MWC NU Sucinaraja Nomor 006/MWC/AI.01.01/D-21.23/VIII/2026 tanggal 22 Juli 2026, hasil Konferensi MWC NU Sucinaraja yang dilaksanakan di Masjid Jami Nurul Huda pada 12 Juli 2026, serta hasil verifikasi dan validasi berkas oleh Sekretariat PCNU Kabupaten Garut.

SUSUNAN LENGKAP MWC NU SUCINARAJA 2026–2031

Berdasarkan SK PCNU Garut, susunan kepengurusan MWC NU Sucinaraja masa khidmat 2026–2031 terdiri dari:

Mustasyar

  • K. Anwar Huda
  • KH. Rd. Uus Usman
  • KH. Deden
  • K. Aceng Ahid
  • K. Hanhan

Syuriyah

  • Rais: Ust. Abdul Mutholib
  • Wakil Rais: Ust. Abdul Muhit, Ust. Ade Memed, Ust. Ajah Wiharna, Ust. Uep Muhidin, Ust. Sirod, Ust. Saepudin, Ust. Opik
  • Katib: Ust. Sohid Badrudin
  • Wakil Katib: Ust. Jajang Solihin, Ust. Tatan Ahdiat, Ust. Yusup Sahudani, Ust. Ajat Sudrajat
  • A’wan: Ust. Asep Kartiwa, Ust. Yadi, Ust. Amad Apandi
Baca Juga:  Ikut Seruan Aksi, Ratusan Kades dan Perangkat Desa Se Kabupaten Garut Bertolak ke Jakarta

Tanfidziyah

  • Ketua: Ust. Dadang Ridwan
  • Wakil Ketua: Ust. Iman Sidik, Ust. Ading Jamaludin, Ust. Kasim, Ust. Deni Ikhsan
  • Sekretaris: Wawan Darmawan
  • Wakil Sekretaris: Aji Lesmana, Rahmat Munawar, Candra Adi Saputra, Lukman Hidayat
  • Bendahara: Ateng Nawawi
  • Wakil Bendahara: Jajang Saripudin, Agus Lukman, Didan Ali Fauzan, Ahmad

SK tersebut ditandatangani oleh Ketua PCNU Garut KH. Atjeng Abdul Wahid, Rais KH. Rd. Amin Muhyiddin M, Katib KH. Asep S. Holik, dan Sekretaris Dr. Hilman Umar Basori.

PELANTIKAN DIIRINGI MAULID NABI DAN MARAWIS

Pelantikan pengurus MWC NU Sucinaraja masa khidmat 2026–2031 berlangsung dalam rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sebelum prosesi pelantikan, kegiatan dimeriahkan dengan pentas marawis yang menjadi bagian dari rangkaian acara bernuansa religi tersebut.

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ceng Hilman Umar Basori, selaku Sekretaris PCNU Kabupaten Garut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Wanaraja, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga:  Pendistribusian Logistik Pilkada 2024 di Kecamatan Cisompet Garut Berjalan Lancar

PENGURUS BARU DIMINTA BERPEGANG PADA AD/ART NU

Dalam diktum ketiga SK, PCNU Garut mengamanatkan kepada jajaran pengurus MWC NU Sucinaraja yang baru untuk segera menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi di wilayahnya.

Para pengurus diwajibkan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Nahdlatul Ulama, sekaligus mengikuti petunjuk dan arahan PCNU Kabupaten Garut.

Kepengurusan baru diharapkan tidak hanya menjadi struktur administratif organisasi, tetapi mampu menghadirkan program dan gerakan yang nyata di tengah masyarakat.

Selama lima tahun masa khidmat, MWC NU Sucinaraja diharapkan mampu memperkuat konsolidasi jamiyah dan jamaah, meningkatkan kegiatan keagamaan, memperluas kiprah sosial kemasyarakatan, serta mendorong kontribusi NU dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan demikian, amanah kepengurusan 2026–2031 bukan sekadar pergantian struktur, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi dan kemanfaatan NU bagi masyarakat Kecamatan Sucinaraja.(JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *