KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Ekonomi Bisnis88 Dilihat

Jember, TRIASPOLITIKA.ID  – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Kereta api lokal andalan masyarakat Tapal Kuda tersebut mencatat total 1.154.619 penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.128.843 penumpang.

Peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau, khususnya di wilayah Jember hingga Banyuwangi. Dengan rata-rata 791 penumpang per hari, KA Pandanwangi menjadi pilihan utama pelajar, pekerja, masyarakat umum, hingga wisatawan.

IMG-20260201-WA0027
IMG-20260201-WA0026
IMG-20260202-WA0009
Polish_20260202_221332185

KA Pandanwangi juga dikenal sebagai layanan kereta api dengan tarif terjangkau karena termasuk dalam skema Public Service Obligation (PSO) atau kewajiban pelayanan publik dari pemerintah. Skema ini memungkinkan masyarakat memperoleh akses transportasi yang inklusif dan merata, sekaligus mendukung mobilitas sosial dan ekonomi di wilayah Jember hingga Banyuwangi.

Baca Juga:  GenBio Ajak Anak Indonesia Biasakan Gosok Gigi & Cuci Tangan untuk Cegah Pneumonia dan Diare

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa keberadaan KA Pandanwangi bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari pelayanan publik yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“KA Pandanwangi hadir sebagai layanan transportasi yang terjangkau dan inklusif melalui dukungan PSO, sehingga dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Peningkatan jumlah penumpang di tahun 2025 menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan utama mobilitas,” ujar Cahyo.

Cahyo juga menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak lepas dari konsistensi KAI dalam menjaga kualitas layanan.

“KA Pandanwangi telah menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah Tapal Kuda. Peningkatan jumlah penumpang di tahun 2025 menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya dan menjadikan kereta api sebagai moda transportasi utama,” ujar Cahyo.

Baca Juga:  LRT Jabodebek Uji Coba Layanan Penitipan Barang di Stasiun Halim untuk Tingkatkan Kenyamanan Pengguna dalam Integrasi Antar Moda

KA Pandanwangi memiliki kapasitas tempat duduk sebanyak 636 kursi per perjalanan, dengan tingkat okupansi maksimal yang dapat mencapai 120 persen pada periode tertentu, seperti akhir pekan, masa liburan, dan momen peningkatan arus wisata.

Lebih jauh, Cahyo menjelaskan bahwa tingginya minat masyarakat juga didorong oleh peran strategis KA Pandanwangi dalam mendukung sektor pariwisata di wilayah timur Jawa Timur.

“Relasi Jember–Ketapang menghubungkan berbagai destinasi unggulan, seperti wisata alam dan budaya di Banyuwangi, Pantai Boom, Kawah Ijen, hingga destinasi edukasi dan kuliner khas Jember. KA Pandanwangi menjadi moda favorit wisatawan karena praktis, ekonomis, dan nyaman,” jelasnya.

Ke depan, KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi pelayanan, meningkatkan kenyamanan sarana, serta memperkuat peran kereta api sebagai penggerak ekonomi daerah dan sektor pariwisata.

Baca Juga:  NMN Kiwami Buatan Jepang Disetujui FDA, Amankan Stok Baru dan Perekrutan Agen

“Kami akan terus berinovasi dan menjaga kualitas layanan KA lokal agar tetap menjadi solusi transportasi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian regional,” tutup Cahyo.

About PT KAI (PERSERO) DAOP 9 JEMBER
PT KAI Daop 9 Jember merupakan perusahaan penyedia jasa transportasi kereta api dengan wilayah yang meliputi Kabupaten Pasuruan hingga Kabupaten Banyuwangi

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *