GARUT, JABARBICARA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Garut bergerak cepat menjaga kesucian malam takbiran dan kondusivitas wilayah menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam operasi yang digelar serentak pada Sabtu (21/3/2026) malam, jajaran Polsek Wanaraja dan Polsek Cibatu berhasil menindak peredaran minuman keras (miras) serta melakukan pembinaan terhadap kelompok remaja.
Sentuhan Humanis di Wanaraja
Di wilayah hukum Polsek Wanaraja, petugas mengamankan lima orang pemuda yang kedapatan mengonsumsi miras di sebuah kedai bakso, Jalan Sawahlega, Kecamatan Pangatikan, sekitar pukul 23.00 WIB.
Kapolsek Wanaraja, AKP Abusono, memimpin langsung tindakan tersebut setelah menerima laporan keresahan dari masyarakat. Lima remaja berinisial RR (19), DAR (19), YR (21), MR (18), dan HM (18) dibawa ke Mapolsek bukan sekadar untuk penegakan hukum, melainkan demi pembinaan karakter.
“Kami merangkul mereka dengan pendekatan persuasif. Selain pendataan, kami panggil orang tua mereka agar ada pengawasan lebih ketat di rumah. Kami ingin mereka sadar bahwa alkohol bukan hanya merusak kesehatan, tapi juga masa depan,” ujar AKP Abusono.
Para remaja tersebut pun diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya sebelum dikembalikan ke pelukan keluarga.
Ketegasan di Cibatu: 186 Botol Miras Disita
Sementara itu, langkah tegas diambil Polsek Cibatu di bawah komando AKP Amirudin Latif. Guna mengantisipasi gangguan kamtibmas seperti perkelahian dan kecelakaan di malam takbiran, petugas menyisir titik rawan peredaran miras.

Hasilnya, sebanyak 186 botol miras berbagai merek—mulai dari Anggur Merah, Kawa-kawa, hingga Ciu—berhasil disita dari sebuah warung milik AS (43).
“Malam takbiran seharusnya diisi dengan kegiatan positif dan ibadah.
Peredaran miras adalah pemicu utama kriminalitas. Kami tidak memberikan ruang bagi pihak yang mencoba merusak ketenangan warga di hari kemenangan ini,” tegas AKP Amirudin Latif.
Imbauan untuk Masyarakat
Polres Garut melalui jajaran Polsek mengimbau seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih peka terhadap pergaulan anak-anak mereka. Polri menegaskan bahwa keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari pengawasan di lingkungan keluarga.
Seluruh barang bukti kini telah diamankan di masing-masing Mapolsek untuk proses pemusnahan lebih lanjut, memastikan fajar Idul Fitri di Kabupaten Garut menyingsing dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian. [RF/JB]







