BANDUNG, JABARBICARA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Seni Sedunia (World Art Day) yang jatuh pada hari ini, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, H. Dede Kusdinar, SE., menyampaikan pesan penting mengenai urgensi pelestarian seni tradisional sebagai identitas bangsa.
Melalui rilis resminya, H. Dede Kusdinar menekankan bahwa seni bukan sekadar hiburan visual atau auditori, melainkan fondasi karakter masyarakat Jawa Barat yang kaya akan nilai luhur.
Dengan mengusung tema “Memelihara Akar Budaya untuk Menyongsong Hari Esok,” beliau mengajak generasi muda untuk tidak melupakan warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
”Seni adalah bahasa universal yang menyatukan kita. Namun, seni tradisional kita—seperti Wayang Golek dan alat musik tradisional lainnya—adalah akar yang menjaga kita tetap kokoh sebagai bangsa. Menjaga seni berarti menjaga masa depan kita sendiri,” ujar H. Dede Kusdinar.
Poin Utama Peringatan Hari Seni Sedunia 2026:
- Pelestarian Identitas: Mengapresiasi keanekaragaman budaya lokal Jawa Barat sebagai modal sosial pembangunan daerah.
- Adaptasi Zaman: Mendorong pelaku seni untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan pakem dan esensi tradisi asli.
- Dukungan Legislatif: Komitmen Fraksi Gerindra di DPRD Jawa Barat untuk terus mendukung kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan seniman dan pengembangan ruang-ruang kreatif.
H. Dede Kusdinar juga tampil dalam busana adat lengkap dengan keris dan latar belakang Wayang Golek sebagai simbol nyata keberpihakannya pada pelestarian budaya Sunda. Peringatan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat luas untuk kembali mendatangi sanggar-sanggar seni dan menghidupkan kembali panggung-panggung rakyat.
Tentang H. Dede Kusdinar, SE.
H. Dede Kusdinar, SE. adalah Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra yang aktif menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya di bidang pembangunan ekonomi daerah dan pelestarian nilai-nilai sosial budaya di Jawa Barat. [Red/JB]







