75 SARJANA SYARIAH RESMI DIWISUDA! Sidang Senat Terbuka STEI Yapisha Garut Berlangsung Khidmat, Siapkan Lulusan Berdaya Saing dan Berintegritas

Bandung, Garut, Pendidikan140 Dilihat

BANDUNG, JABARBICARA.COM – Tangis haru, senyum bahagia, dan rasa syukur menyatu dalam prosesi Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-II Program Sarjana Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Yapisha Garut yang digelar di Wisma Al-Mahdiyyiin, kawasan Jalan Raya Limbangan–Nagreg, Kampung Cijolang, perbatasan Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg dan Kecamatan Balubur Limbangan, Kamis (6/8/2026).

Sebanyak 75 lulusan Program Studi Ekonomi Syariah secara resmi dikukuhkan sebagai sarjana setelah menuntaskan perjalanan akademik mereka. Momen sakral ini menjadi tonggak penting, tidak hanya bagi para wisudawan dan keluarga, tetapi juga bagi STEI Yapisha Garut yang terus memperkuat kiprahnya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang ekonomi syariah.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Sejak pagi, ratusan tamu undangan, keluarga wisudawan, sivitas akademika, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, akademisi, hingga aparat penegak hukum memadati gedung serbaguna tempat pelaksanaan wisuda. Suasana berlangsung khidmat, dipenuhi rasa bangga dan haru yang terpancar dari wajah para wisudawan maupun orang tua yang setia mendampingi perjuangan putra-putri mereka hingga meraih gelar sarjana.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi penyambutan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars STEI Yapisha Garut, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga pembukaan Sidang Senat Terbuka. Puncak acara ditandai dengan pengukuhan dan penyematan gelar sarjana kepada para lulusan sebagai simbol keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang Ekonomi Syariah.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Garut Gelar Bimtek Penguatan PAUD Holistik Integratif, Cetak Generasi Emas 2045

Ketua Senat STEI Yapisha Garut, Diar Purbaya Basari, S.H., M.H., mengatakan bahwa wisuda ke-II merupakan momentum bersejarah dalam perjalanan institusi yang terus berkembang.

“Alhamdulillah, hari ini merupakan pelaksanaan wisuda yang kedua. Membangun perguruan tinggi di Kabupaten Garut bukanlah perjalanan yang mudah. Namun berkat kerja keras seluruh sivitas akademika serta dukungan berbagai pihak, kami mampu mengantarkan mahasiswa hingga mencapai momen yang sangat membanggakan ini,” ujarnya.

Diar menjelaskan, seluruh wisudawan tahun ini berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah. Ia optimistis STEI Yapisha Garut akan terus berkembang melalui pembukaan berbagai program studi baru guna menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Ia pun berpesan kepada seluruh lulusan agar tidak berhenti belajar meski telah menyandang gelar sarjana.

“Teruslah menuntut ilmu, jangan pernah merasa cukup. Jadilah pemimpin yang memberi manfaat bagi masyarakat, menjaga integritas, serta membawa nama baik almamater di mana pun berada,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Yapisha Garut, Hasan Bisri, M.Ag., M.Pd., menegaskan komitmen yayasan dalam mengembangkan pendidikan tinggi berbasis ekonomi dan syariah.

Menurutnya, STEI Yapisha Garut yang berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 303 Tahun 2019 saat ini terus memperkuat kelembagaan menuju pengembangan yang lebih besar.

Baca Juga:  GEMPAR! Kasus AA Bongkar Dugaan Carut-Marut Data Pendidikan di Garut, Aktivis Adbur Serukan Cek NISN Massal Sebelum Terlambat

“Kami memiliki cita-cita agar STEI Yapisha berkembang menjadi sebuah institut. Tahun ini kami mulai membuka program baru di bidang Manajemen Pendidikan Islam sebagai bagian dari pengembangan institusi agar semakin mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Di bidang akademik, Ketua Bidang Kemahasiswaan, Leli Heliawati, M.Si., menjelaskan bahwa mahasiswa STEI Yapisha berasal dari berbagai kalangan, mulai dari lulusan SMA hingga para profesional yang telah bekerja.

Karena itu, selain kelas reguler, kampus juga menyediakan kelas karyawan dengan sistem pembelajaran yang fleksibel sehingga masyarakat tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan aktivitas pekerjaan.

“Mahasiswa kami memiliki latar belakang yang beragam. Banyak di antaranya sudah bekerja bahkan menduduki posisi tertentu. Karena itu sistem pembelajaran kami dirancang fleksibel agar mereka tetap dapat menyelesaikan studi dengan baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, STEI Yapisha terus memperluas layanan pendidikan dengan mempersiapkan pembukaan sejumlah program studi baru, di antaranya Administrasi Bisnis dan Keuangan Islam. Bahkan, mulai tahun akademik ini, kampus juga tengah menyiapkan pembukaan Program Magister (S-2) sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.

Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Isma Noviana, M.E., menjelaskan bahwa 75 wisudawan tahun ini merupakan akumulasi mahasiswa dari beberapa angkatan hingga angkatan 2023.

Ia berharap seluruh lulusan mampu menjadi duta almamater yang menjaga nama baik kampus di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Senang atau Duka, Pemerintah Tambah Libur Sekolah Lebaran Jadi 20 Hari

“Titip nama baik STEI Yapisha Garut. Semoga seluruh alumni sukses dalam karier, pengabdian kepada masyarakat, serta mampu mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari selama menempuh pendidikan,” tuturnya.

STEI Yapisha Garut yang berlokasi di Jalan Raya Selaawi Nomor 198, Kampung Cibolerang, Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, terus mengembangkan diri sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada bidang ekonomi dan bisnis syariah. Melalui sistem hybrid learning, kampus memadukan pembelajaran tatap muka dan daring sehingga mampu menjangkau mahasiswa dari berbagai daerah.

Selain kelas reguler, STEI Yapisha juga membuka kelas karyawan pada akhir pekan sebagai bentuk komitmen memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat.

Wisuda ke-II ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan simbol lahirnya generasi baru yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan. Dengan bekal ilmu, integritas, dan nilai-nilai syariah, para lulusan diharapkan hadir sebagai insan yang profesional, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan kemajuan ekonomi syariah di Indonesia. Di saat yang sama, capaian ini menjadi bukti bahwa STEI Yapisha Garut terus melangkah maju, menatap masa depan dengan optimisme untuk menjadi institusi pendidikan tinggi Islam yang semakin berkualitas dan berdaya saing.(JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *