GARUT, JABARBICARA.COM – Volume kendaraan yang melintasi wilayah hukum Polres Garut mengalami lonjakan signifikan sebesar 28 persen dalam 24 jam terakhir. Merespons situasi tersebut, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Garut bertindak sigap dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas one way sebanyak 24 kali guna memastikan arus tetap mengalir.
Berdasarkan data terkini, pada Selasa (17/03/2026), tercatat sebanyak 23.695 kendaraan melintasi jalur Garut. Angka ini meroket tajam pada Rabu (18/03/2026) mencapai 30.408 kendaraan. Kenaikan drastis ini langsung diantisipasi oleh petugas di titik-titik krusial.
Kapolres Garut melalui jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) mengonfirmasi bahwa pola penanganan dilakukan secara situasional dan terukur. Jalur utara Limbangan–Malangbong menjadi titik terpadat dengan frekuensi pengurasan arus (one way) sebanyak 20 kali. Sementara itu, jalur Kadungora–Leles tercatat sebanyak 4 kali dilakukan rekayasa serupa.
“Langkah one way ini adalah bentuk respons cepat kami di lapangan untuk mengurai kepadatan di titik-titik rawan kemacetan. Prioritas utama adalah kelancaran arus dan kenyamanan para pemudik agar tidak terjebak antrean panjang,” ungkap perwakilan Polres Garut.
Kesigapan personel di lapangan terlihat dari koordinasi yang intens dalam membagi arus kendaraan. Polisi mengimbau agar para pemudik tetap waspada, menjaga kondisi fisik, serta selalu mematuhi instruksi petugas demi keselamatan bersama hingga sampai ke kampung halaman. (Red/JB)







