Tangis Haru Warnai Wisuda Perdana SMP As-Saefulloh Garut, Bukti Perjuangan Membangun Generasi Islami

Garut, Pendidikan409 Dilihat

GARUT,JABARBICARA.COM – Tangis haru, senyum kebanggaan, dan rasa syukur menyatu dalam prosesi wisuda serta pelepasan angkatan pertama SMP As-Saefulloh yang digelar di GOR Desa Situsari, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Sabtu (27/6/2026). Momen bersejarah ini menjadi bukti nyata bahwa perjuangan panjang merintis sebuah lembaga pendidikan akhirnya membuahkan hasil dengan lahirnya lulusan perdana yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Di balik prosesi wisuda yang berlangsung khidmat, tersimpan kisah perjuangan yang tidak ringan. Sejak awal berdiri, SMP As-Saefulloh menghadapi berbagai tantangan, mulai dari membangun kepercayaan masyarakat hingga memastikan setiap anak tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Semangat itu diwujudkan melalui komitmen sekolah membantu siswa dari keluarga kurang mampu, termasuk memberikan seragam sekolah secara gratis sebagai upaya mendorong semangat belajar dan menekan angka putus sekolah.

Baca Juga:  Aset Desa Sukarame Tetap Milik Rakyat, Yanti Susilawati Apresiasi Keteguhan Pemdes dan Kuasa Hukum

Acara tersebut dihadiri Ketua Yayasan As-Saefulloh Garut, Kepala Sekolah, dewan guru, Kepala Desa Situsari, tokoh masyarakat, para ustaz, Kepala SDN 1 Situsari, orang tua siswa, serta seluruh wisudawan dan wisudawati angkatan pertama.

Kepala SMP As-Saefulloh, Sarwenda, S.Pd., mengatakan kelulusan angkatan pertama merupakan tonggak sejarah sekaligus hasil dari kerja keras seluruh keluarga besar sekolah.

“Hari ini adalah sejarah bagi SMP As-Saefulloh. Meluluskan angkatan pertama bukan perkara mudah, tetapi berkat kerja keras para guru, dukungan orang tua, dan semangat luar biasa para siswa, kami berhasil mengantarkan lulusan perdana. Jagalah nama baik almamater dan teruslah belajar demi meraih cita-cita,” ujarnya.

Menurut Sarwenda, sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlakul karimah, dan kepedulian sosial sebagai bekal para siswa menghadapi masa depan.

Baca Juga:  Musyawarah Lintas Angkatan SMAM Garut, Persalumni Ajang Persaudaraan dan Sosial

Ketua Yayasan As-Saefulloh Garut, Jajang Saepuloh, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa angkatan pertama memiliki nilai historis karena menjadi pelopor perjalanan sekolah dalam mencetak generasi penerus bangsa.

“Kalian adalah angkatan pertama yang akan menjadi bagian dari sejarah SMP As-Saefulloh. Teruslah belajar, jaga akhlak, dan jadilah generasi yang membawa manfaat bagi masyarakat. Yayasan akan terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan agar sekolah ini semakin maju dan mampu melahirkan generasi Islami yang unggul dan berdaya saing,” tuturnya.

Rangkaian wisuda semakin semarak dengan penampilan seni bela diri pencak silat, pembacaan puisi, tari daerah, prosesi pengalungan medali kelulusan, serta doa bersama yang dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas kelancaran seluruh proses pendidikan.

Baca Juga:  Pentas PAI 2025 Resmi Dibuka di Kabupaten Garut, Diikuti 837 Siswa dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat

Bagi para orang tua, wisuda ini bukan sekadar seremoni kelulusan. Momen tersebut menjadi simbol keberhasilan anak-anak mereka melewati proses pendidikan sekaligus buah dari perjuangan bersama antara keluarga, guru, dan yayasan dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Kelulusan angkatan pertama ini juga menjadi penegasan komitmen SMP As-Saefulloh sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan As-Saefulloh Garut yang mengintegrasikan kualitas akademik dengan pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman.

Dari Desa Situsari, sebuah sejarah baru pendidikan telah ditorehkan. Wisuda perdana bukanlah akhir perjalanan, melainkan langkah awal bagi para lulusan untuk menggapai cita-cita sekaligus menjadi bukti bahwa dengan ketekunan, kepedulian, dan kebersamaan, sebuah sekolah yang dirintis dengan penuh perjuangan mampu melahirkan generasi Islami yang siap berkontribusi bagi agama, bangsa, dan daerah. (JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *