MERAH PUTIH BERKIBAR DI PAMENGPEUK, KARNAVAL KEMERDEKAAN SEMARAKKAN HUT RI KE-81

Garut, Peristiwa73 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Pengibaran Sang Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan Pamengpeuk dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung sukses dan khidmat, Senin (17/8/2026).

Usai pelaksanaan upacara sekitar pukul 09.30 WIB, kemeriahan peringatan kemerdekaan berlanjut dengan Karnaval Kemerdekaan 2026 yang melibatkan masyarakat dari desa-desa se-Kecamatan Pamengpeuk.

Idwan HUTRI

Ribuan warga dengan beragam kreasi turun ke jalan. Setiap rombongan menampilkan ciri khas masing-masing, mulai dari hasil bumi, kostum tradisional dan kreasi, kendaraan hias, berbagai aksesori unik hingga atraksi yang mengundang perhatian masyarakat.

Antusiasme warga membuat sejumlah ruas jalan sempat mengalami kepadatan. Namun berdasarkan pantauan JABARBICARA.COM, seluruh rangkaian kegiatan secara umum berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Di panggung utama, jajaran Forkopimcam Pamengpeuk, para kepala desa serta tokoh masyarakat tampak bersama-sama menyaksikan setiap rombongan peserta karnaval yang melintas.

Dentuman suara lodong juga masih terdengar di tengah kemeriahan karnaval. Bahkan, sejumlah peserta laki-laki terlihat mengenakan busana perempuan sebagai bagian dari kreasi karnaval.

Baca Juga:  ‎Cosplay Fest 2025 Jadi Ruang Kolaborasi Ekonomi Kreatif di Garut

Fenomena tersebut menjadi catatan tersendiri karena sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan surat edaran yang memuat sejumlah larangan dalam pelaksanaan kegiatan kemerdekaan, di antaranya penggunaan knalpot brong, petasan, lodong serta pakaian yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan.

Meski demikian, suasana perayaan tetap dipenuhi kegembiraan. Warga tampak menikmati momentum kemerdekaan dengan penuh suka cita.

Tak hanya di sepanjang jalur karnaval, halaman Aula Kecamatan Pamengpeuk juga terlihat ramai. Sejumlah kegiatan perlombaan turut digelar, termasuk lomba nasi tumpeng yang mendapat dukungan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Pamengpeuk.

Sekmat Pilih Menunda Wawancara

Di sela-sela kegiatan, Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Pamengpeuk, Helmi, sempat ditemui wartawan untuk dimintai keterangan mengenai rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81.

Namun Helmi belum bersedia memberikan wawancara dan meminta agar wawancara dilakukan pada waktu lain.

“Nanti agak siangan wawancaranya,” ujar Helmi.

Usai kegiatan, wartawan kembali menyambangi Sekmat Pamengpeuk untuk meminta keterangan. Namun Helmi kembali menolak secara halus permintaan wawancara tersebut.

Baca Juga:  Bupati Garut Tinjau Ruas Jalan Panggalih-Karangsewu dan Letakkan Batu Pertama GOR Desa

Sikap berbeda ditunjukkan Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Pamengpeuk, Rahmat Fitriyanto, yang dengan terbuka memberikan penjelasan mengenai kontribusi SPPG dalam rangkaian kegiatan HUT RI ke-81.

Rahmat menjelaskan, SPPG se-Kecamatan Pamengpeuk ikut berkontribusi dalam memeriahkan momentum kemerdekaan, baik melalui kegiatan tingkat kecamatan maupun kegiatan masyarakat di tingkat desa.

“Alhamdulillah pada HUT RI yang ke-81 ini, kita SPPG se-Kecamatan Pamengpeuk ikut berkontribusi dalam meramaikan serta memeriahkan acara 17 Agustus,” kata Rahmat.

Menurutnya, dari tujuh SPPG yang telah beroperasi di Kecamatan Pamengpeuk, lima di antaranya ikut memberikan kontribusi dalam kegiatan kemerdekaan.

“Di Pamengpeuk itu SPPG yang sudah berjalan operasional ada tujuh. Kontribusi yang ada di acara ini lima,” jelasnya.

Sementara dua SPPG lainnya, kata Rahmat, memiliki kendala teknis karena relawannya tidak dapat mengikuti kegiatan tingkat kecamatan. Para relawan tersebut telah memiliki agenda karak-karakan atau karnaval di desa masing-masing.

Selain itu, tiga kepala SPPG juga turut mengikuti upacara bersama Camat Pamengpeuk. Para relawan SPPG pun ikut terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk karnaval di desa masing-masing.

Baca Juga:  Enam Tahun Cahaya FSPS: Menenun Harapan di Bawah Langit Sukamulya

Rahmat menilai keterlibatan SPPG dalam kegiatan kemerdekaan menjadi salah satu bentuk kontribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah masyarakat.

Ia menyebut program prioritas pemerintah tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memiliki dampak terhadap sektor ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan.

“Menurut saya, program ini adalah program prioritas Bapak Presiden yang sangat luar biasa. Alhamdulillah semua sektor dapat berkontribusi. Bukan hanya pemenuhan gizinya saja, tetapi di tingkat ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan juga sangat terbantu,” pungkas Rahmat.

Peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Pamengpeuk akhirnya menjadi gambaran kuat bagaimana semangat kemerdekaan dirayakan masyarakat dari berbagai lapisan. Di tengah kreativitas, tradisi dan kemeriahan karnaval, ketertiban serta kepatuhan terhadap aturan tetap menjadi pekerjaan bersama agar pesta rakyat dapat berlangsung aman, nyaman dan bermartabat. (JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *