Awal Tahun 2026, Petani di Desa Sukalilah Panen Jagung Perdana

Garut329 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Awal tahun 2026 para petani di Desa Sukalilah Panen Jagung Perdana, kegiatan Panen Perdana Jagung di Desa Sukalilah kecamatan Sukaresmi merupakan salah satu kegiatan dalam rangka Ketahanan Pangan di Desa, para petani dari Akar Rumput untuk Indonesia Maju
Dalam rangka mendukung dan mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada bidang ketahanan pangan nasional, Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin 5 januari 2025.

Kegiatan Panen Jagung Perdana menunjukkan upaya serta langkah nyata, melalui penguatan produksi pangan berbasis masyarakat desa. Alhamdulillah, pada hari ini telah dilaksanakan panen perdana jagung di Kampung Cilegeng, Desa Sukalilah, dengan total luas tanam mencapai ±10 hektare lahan. Panen ini bukan sekadar aktivitas pertanian, tetapi menjadi simbol kuat bahwa ketahanan pangan nasional sesungguhnya bertumbuh dari desa, dari kerja kolektif rakyat, dan dari sinergi lintas sektor, Ujar Asep Haris kepala Desa Sukalillah kecamatan Sukaresmi Garut.

Kegiatan panen dilaksanakan secara bersama-sama oleh Kepala Desa Sukalilah, Ketua BUMDes Desa Sukalilah, Kapolsek Cisurupan, Danpos Ramil Sukaremi, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, serta kelompok-kelompok petani Desa Sukalilah. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergitas serta kolaborasi yang harmonis antara pemerintah desa, Dinas instansi terkait, aparat negara, institusi keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pangan dan stabilitas sosial.

Hasil panen yang diperoleh menunjukkan capaian yang cukup memuaskan, sekaligus memberikan harapan baru bagi petani desa bahwa pertanian masih menjadi sektor strategis yang mampu menopang kesejahteraan rakyat apabila dikelola secara serius, terencana, dan berkelanjutan.
Ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas dukungan kebijakan, bantuan, serta koordinasi lintas sektor yang selama ini telah terbangun dengan baik. Sinergi tersebut terbukti mampu menciptakan rasa aman, kepastian usaha tani, serta kepercayaan diri masyarakat desa dalam mengelola sumber daya pangan secara mandiri.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Beri Kompensasi Operasional bagi Pemilik Angkutan Tidak Bermotor

Tantangan ke Depan

Di tengah capaian ini, Desa Sukalilah menyadari bahwa tantangan ke depan masih cukup besar, mulai dari ketergantungan pada faktor cuaca, ketersediaan sarana produksi, akses permodalan, hingga stabilitas harga pasca panen. Selain itu, regenerasi petani dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia desa menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian bersama.

Harapan Bersama

Ke depan, diharapkan program ketahanan pangan desa dapat terus diperkuat melalui pendampingan berkelanjutan, penguatan peran BUMDes, serta sinergi yang konsisten antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. Desa bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki potensi besar untuk menjadi fondasi kemandirian pangan nasional.

Panen perdana ini menjadi penanda bahwa ketika negara hadir hingga ke pelosok desa, dan rakyat diberi ruang untuk berdaya, maka cita-cita besar bangsa bukanlah sesuatu yang utopis, melainkan dapat diwujudkan secara nyata.

Baca Juga:  Ketua DPRD Garut Dorong Perda Kebudayaan, Budayawan Ingatkan Pentingnya Strategi Gerakan Kebudayaan

Slogan Bersama:
“Dari Desa Menanam, Rakyat Sejahtera.”
Desa Sukalilah Berkah.
Garut Hebat.
Jawa Barat Istimewa.
Indonesia Maju, pungkas Asep Haris Kepala Desa Sukalillah kecamatan Sukaresmi Garut.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *