GARUT, JABARBICARA.COM – Peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 tahun ini menjadi momentum krusial bagi akselerasi pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Garut. Mengusung tema “Garut Gumiwang Tanjeur Dangian,” Kepala Desa Indralayang, Kecamatan Caringin, Yan Yan Wijana Sumantri, SE., menyerukan pesan persatuan untuk memposisikan Garut Selatan sebagai motor penggerak ekonomi baru.
Dalam paparannya, Yan Yan menegaskan bahwa usia 213 tahun Kabupaten Garut harus menjadi titik balik transformasi bagi masyarakat pesisir selatan untuk keluar dari bayang-bayang ketertinggalan dan berdiri sejajar dengan wilayah lainnya.
Mengubah Paradigma: Dari “Halaman Belakang” Menjadi “Beranda Depan”
Yan Yan Wijana secara tegas mengajak seluruh rekan sejawat Kepala Desa dan pemangku kepentingan untuk mengubah cara pandang terhadap potensi lokal. Ia meyakini bahwa kekayaan alam yang melimpah di wilayah selatan adalah modal utama menuju kemandirian ekonomi.
”Garut Selatan bukan lagi halaman belakang. Kita adalah beranda depan yang memiliki kekayaan alam dan semangat juang tak terbatas. Momentum 213 tahun ini adalah lonceng bagi kita semua: kejayaan itu dimulai dari kerja keras kolektif di tingkat desa,” tegas Yan Yan dalam keterangannya di Garut, Senin (2/2/2026).
Pilar Strategis “Garut Gumiwang”
Untuk mewujudkan visi tersebut, Yan Yan menggarisbawahi tiga pilar utama yang harus segera diakselerasi:
- Sinergitas Antar-Desa: Mengajak seluruh Kepala Desa di Garut Selatan untuk berinovasi secara kolektif dan menanggalkan ego sektoral demi kesejahteraan warga.
- Kemandirian Ekonomi Berbasis Potensi Lokal: Optimalisasi sektor pariwisata bahari dan agrikultur sebagai urat nadi ekonomi nasional.
- Penguatan Identitas Budaya: Menjaga nilai “Dangian” atau kehormatan jati diri masyarakat Garut yang tangguh, religius, dan berbudaya.
Ajakan Gotong Royong
Menutup pernyataannya, Yan Yan berpesan agar perayaan HJG ke-213 tidak berhenti pada seremoni belaka, melainkan diimplementasikan dalam bentuk gotong royong nyata di lapangan.
”Mari kita buktikan bahwa dari selatan, kita mampu membawa nama Garut harum di tingkat dunia. Saatnya kita buktikan bahwa kita mampu menjadi besar dengan kekuatan sendiri,” pungkasnya.
Seruan ini diharapkan mampu memicu optimisme baru bagi seluruh lapisan masyarakat serta mendorong percepatan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Kabupaten Garut. [JB/DN]







