Perkuat Keselamatan Jelang Lebaran 2026, Manajemen KAI Petakan Titik Rawan di Jalur Daop 9 Jember

Ekonomi Bisnis324 Dilihat

JAKARTA, JABARBICARA.COM – Menjelang masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan langkah proaktif untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Jajaran Manajemen KAI melakukan inspeksi menyeluruh ke berbagai wilayah operasional menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS), termasuk menyisir jalur di wilayah Daop 9 Jember pada hari ini.

Inspeksi tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan PT KAI (Persero), antara lain jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Direktorat Jenderal Perkeretaapian, serta Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Surabaya.

Idwan
Dede k

Manager Hukum dan Humasda Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menyebut inspeksi Kereta Api Inspeksi (KAIS) adalah langkah pengendalian risiko. Upaya preventif ini memastikan seluruh aspek pelayanan dan keselamatan siap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat secara nasional.

Baca Juga:  BRI Finance Perketat Monitoring Risiko Pembiayaan di Wilayah Terdampak Banjir Sumatra

Angkutan Lebaran memiliki kompleksitas operasi yang tinggi. Melalui KAIS, KAI memastikan kesiapan lintas, sarana, SDM, serta pengamanan dilakukan secara menyeluruh berbasis kondisi lapangan,” ujar Cahyo.

Sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko nasional, KAI menetapkan sejumlah titik strategis sebagai Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus). Di wilayah Daop 9 Jember, terdapat dua lokasi yang mendapatkan perhatian ekstra karena karakteristik kontur alam dan potensi gangguannya:

• Km 76+000 s.d 76+800 (Antara Rejoso – Grati): Tergolong area tanah labil. Upaya mitigasi dilakukan melalui perbaikan tubuh baan dan penguatan dinding penahan tanah.

• BH 93 Km 18+670 (Antara Banyuwangi – Ketapang): Lokasi rawan banjir yang diantisipasi dengan normalisasi saluran air secara berkala.

Baca Juga:  DPW APBMI Kalimantan Timur Bersinergi dengan Port Academy Gelar Diklat Foreman Bongkar Muat

Guna menjamin kelancaran operasional, KAI juga menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang terdiri dari stok pasir, bantalan rel, hingga batu balas di delapan stasiun strategis, yakni: Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Tanggul, Jember, Kalisat, Kalibaru, dan Ketapang. Langkah ini memastikan respon cepat tim lapangan jika terjadi gangguan prasarana di titik-titik tersebut.

Melalui KAIS, KAI Daop 9 Jember tidak hanya memastikan kesiapan teknis, tetapi juga menyatukan persepsi dan soliditas seluruh Insan KAI dan stakeholder. Fokus kami adalah menjaga keselamatan, keandalan perjalanan, dan kenyamanan pelanggan selama Angkutan Lebaran,” kata Cahyo.

Tentang PT KAI (PERSERO) DAOP 9 JEMBER

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang jasa transportasi perkeretaapian yang wilayahnya meliputi Kabupaten Pasuruan hingga Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga:  Cara Memilih Sistem POS untuk Bisnis

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *