GARUT,JABARBICARA.COM– Komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa kembali ditegaskan. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama jajaran Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Garut di Aula Lantai 3 Bank BJB Cabang Garut, Kecamatan Garut Kota, Senin (4/5/2026).
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah desa dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), khususnya di bawah kepemimpinan baru. Ia meminta seluruh jajaran APDESI untuk membangun komunikasi yang intensif dan adaptif terhadap kebijakan strategis pemerintah daerah.
“Saya instruksikan Kepala DPMD untuk terus mengedukasi dan meningkatkan kapasitas desa, terutama dalam pengelolaan keuangan dan penerapan tata kelola yang baik. Desa harus solid dan kompak,” tegas Bupati.
Rakor ini dinilai strategis mengingat Kabupaten Garut memiliki 442 desa dengan karakteristik dan persoalan yang beragam. Bupati menilai forum tatap muka menjadi instrumen penting dalam memetakan persoalan riil di lapangan sekaligus merumuskan solusi konkret.
“Kita tidak akan pernah memahami persoalan desa tanpa diskusi langsung. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan anggaran yang disesuaikan dengan kemampuan fiskal, guna menjawab kebutuhan dan tantangan desa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Garut, Ahmad Ramdani, menyebut rakor ini sebagai langkah progresif yang diinisiasi APDESI. Di awal masa jabatannya, ia memandang forum ini sebagai momentum penting untuk membangun fondasi kolaborasi yang kuat.
“Kebersamaan adalah kunci. Permasalahan desa sangat kompleks dan tidak bisa diselesaikan sendiri. Diperlukan soliditas antar kepala desa serta dorongan untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa, khususnya dalam membangun pola pikir yang adaptif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua DPC APDESI Kabupaten Garut, Oban Sobana, menegaskan bahwa rakor rutin ini menjadi ruang strategis untuk mempererat koordinasi lintas pemangku kepentingan.
“Kami berharap rakor ini melahirkan sinergi yang kuat antara APDESI dan DPMD, serta komunikasi yang lebih erat demi mendorong terwujudnya Kabupaten Garut yang maju dan masyarakat desa yang sejahtera,” pungkasnya.
Rakor triwulanan ini diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas tata kelola desa di Garut—tidak hanya administratif, tetapi juga berdampak nyata pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (JB/Red)








