GEBRAKAN BESAR PERUMDA TIRTA INTAN GARUT! Gandeng APDESI, Target 4.000 Sambungan Rumah Demi Wujudkan Akses Air Bersih untuk Masyarakat

Garut, Peristiwa91 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Komitmen menghadirkan pelayanan air bersih yang merata bagi masyarakat terus diperkuat Perumda Air Minum Tirta Intan Garut. Melalui sinergi bersama DPC APDESI (Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Garut, perusahaan daerah tersebut menggelar Sosialisasi Program Rekrut Sambungan Rumah (SR) yang dipusatkan di lantai dua Gedung Serbaguna Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Jumat (7/8/2026).

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Kegiatan yang dihadiri para kepala desa dan pengurus APDESI dari Kecamatan Karangpawitan, Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan, dan Sukawening itu berlangsung penuh antusias. Kepala Desa Cinunuk  Ade Hermawan bertindak sebagai pembawa acara sekaligus moderator, sehingga suasana diskusi menjadi hidup, interaktif, dan membuka ruang dialog antara pemerintah desa dengan jajaran Perumda Air Minum Tirta Intan Garut.

Ketua DPC APDESI Kabupaten Garut, Drs. H. Oban Sobana, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi antara APDESI dan Perumda Air Minum Tirta Intan Garut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pemenuhan air bersih.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Garut Terus Upayakan Untuk Mencari Solusi Dalam Pengelolaan Sampah

“Perumda bersama APDESI bekerja sama menyosialisasikan berbagai program kepada masyarakat, salah satunya program penyediaan 4.000 Sambungan Rumah (SR). Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan menjadi ruang berdiskusi demi kemajuan Kabupaten Garut,” ujar H. Oban Sobana di hadapan para peserta.

Ia berharap seluruh kepala desa dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sehingga program penyediaan sambungan air bersih dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang luas.

Sementara itu, Kepala Cabang Perumda Air Minum Tirta Intan Garut Wilayah Karangpawitan, Dodi Sugandi, SH, menjelaskan bahwa wilayah pelayanannya meliputi lima kecamatan, yakni Karangpawitan, Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan, dan Sukawening.

Menurutnya, pelanggan yang sudah terlayani saat ini mayoritas berada di sepanjang jalur utama atau pinggir jalan raya. Namun, masih terdapat sejumlah wilayah permukiman yang membutuhkan perluasan jaringan distribusi.

Baca Juga:  “Ini Bukan Hak Jawab, Ini Manuver!” Solihin Afsor Bongkar ‘Akal-Akalan’ Klarifikasi SPPG Mekarsari

“Kini distribusi air kepada pelanggan sudah dapat mengalir selama 24 jam. Penambahan debit air dari sumber mata air Cibolerang menjadi salah satu faktor utama meningkatnya pelayanan kepada masyarakat,” jelas Dodi.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Garut pada masa kepemimpinan Bupati Rudy Gunawan serta peran Kepala Desa Cinunuk Ade Hermawan yang turut berkontribusi sejak proses pengadaan, pembebasan lahan hingga sumber air tersebut dapat dimanfaatkan.

“Air dari Cibolerang bahkan mampu melayani hingga wilayah Limbangan. Dari sisi kapasitas, jaringan ini mampu melayani sekitar 10.000 sambungan rumah, sehingga sangat memungkinkan untuk mendukung target pengembangan layanan ke depan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Dodi menegaskan bahwa Perumda Air Minum Tirta Intan Garut menargetkan pembangunan 4.000 Sambungan Rumah baru di lima kecamatan, yakni Karangpawitan, Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan, dan Sukawening. Program tersebut diharapkan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  KPU Garut Tetapkan Abdusy Syakur Amin dan Luthfianisa Putri Karlina sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Pada sesi sosialisasi, Kepala Bagian Hubungan Langganan (Hublang) Perumda Air Minum Tirta Intan Garut, Dasep Kurnia, memaparkan secara rinci berbagai program pelayanan perusahaan, mekanisme pemasangan sambungan rumah baru, hingga kemudahan yang diberikan kepada masyarakat untuk menjadi pelanggan.

Paparan tersebut disambut dengan berbagai pertanyaan dari para kepala desa yang menunjukkan tingginya antusiasme terhadap upaya perluasan layanan air bersih di wilayah masing-masing.

Kolaborasi antara Perumda Air Minum Tirta Intan Garut dan APDESI Kabupaten Garut dinilai menjadi langkah strategis dalam mempercepat pemerataan pelayanan air bersih. Dengan dukungan pemerintah desa sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, diharapkan program 4.000 sambungan rumah dapat terealisasi secara optimal dan mampu meningkatkan kualitas hidup warga di berbagai wilayah Kabupaten Garut.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan sosialisasi masih berlangsung dengan suasana diskusi yang aktif dan konstruktif. (JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *