Santri Al-Mas’udiyah Cimahi Go Internasional, Najwa Nurul Millah Wakili Indonesia di Tiga Negara ASEAN

CIMAHI,JABARBICARA.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pondok Pesantren Al-Mas’udiyah Kebon Kopi Kota Cimahi. Salah satu santrinya, Najwa Nurul Millah, berhasil menembus forum internasional bergengsi bertajuk International Conference Santri Mendunia yang digelar di tiga negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand pada 6–12 Mei 2026.

Keikutsertaan Najwa dalam agenda internasional tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pesantren. Dari ratusan peserta yang mengikuti proses seleksi tingkat nasional, hanya 38 santri terbaik dari berbagai daerah di Indonesia yang dinyatakan lolos sebagai delegasi resmi, dan Najwa Nurul Millah menjadi salah satu perwakilan yang berhasil mengharumkan nama Pondok Pesantren Al-Mas’udiyah Kota Cimahi di kancah global.

Kegiatan International Conference Santri Mendunia menjadi wadah strategis bagi para santri untuk memperluas wawasan internasional, mempererat ukhuwah lintas negara, serta memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat, damai, dan berkemajuan kepada dunia internasional.

Selama mengikuti rangkaian kegiatan, para peserta terlibat dalam berbagai agenda penting mulai dari seminar internasional, forum diskusi lintas budaya, kunjungan edukatif, hingga pelatihan penguatan kapasitas kepemimpinan santri di era globalisasi. Para delegasi juga mendapatkan pengalaman langsung berinteraksi dengan berbagai komunitas pendidikan dan keislaman di luar negeri.
Kehadiran Najwa dalam forum tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa santri pesantren mampu tampil percaya diri di tingkat internasional tanpa meninggalkan identitas keislaman dan nilai-nilai akhlakul karimah yang menjadi ciri khas pendidikan pesantren.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mas’udiyah Kebon Kopi Kota Cimahi, KH. Achmad Zainal Abidin, menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas pencapaian yang diraih salah satu santrinya tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih ananda Najwa Nurul Millah. Ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan pesantren, masyarakat, dan dunia pendidikan Islam. Keikutsertaan beliau dalam forum internasional menjadi bukti bahwa santri hari ini mampu tampil mendunia tanpa kehilangan jati diri dan akhlak pesantren,” ungkapnya, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:  Transportasi Publik Bukan Lagi Alternatif, Kepastian Rute dan Tarif Jadikan LRT Jabodebek Pilihan Utama

Menurutnya, pengalaman internasional tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para santri lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan berani bersaing di tingkat global dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Semoga pengalaman ini menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berprestasi, serta membawa nama baik Islam yang damai, moderat, dan penuh hikmah di tingkat internasional,” tambahnya.
Keberhasilan Najwa Nurul Millah sekaligus mempertegas bahwa pesantren bukan hanya lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga pusat pembinaan generasi unggul yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Di tengah tantangan globalisasi, pesantren terus membuktikan diri mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki daya saing global, kemampuan komunikasi internasional, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.
Capaian tersebut menjadi inspirasi bahwa santri Indonesia memiliki potensi besar untuk tampil sebagai duta perdamaian, pendidikan, dan peradaban Islam yang moderat di panggung dunia.(JB/Red)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *