“Gebrakan Semangat Baru Garut Sehat! Forum Kecamatan Sehat Perkuat Kepengurusan Lewat Pembinaan Interaktif”

Garut, Kesehatan249 Dilihat

GARUT,JABARBICARA.COM — Gebrakan baru dalam memperkuat gerakan hidup sehat di tingkat wilayah mulai digaungkan melalui kegiatan pembinaan organisasi Forum Komunikasi Kecamatan Sehat Garut Tahun 2026 yang digelar di Aula Kecamatan Wanaraja, Senin (25/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kepengurusan baru sekaligus mengakselerasi edukasi program Garut Sehat melalui pembinaan yang berlangsung secara interaktif.

Diikuti pengurus dari tujuh kecamatan di wilayah Garut Timur, kegiatan tersebut menjadi langkah nyata pasca pergantian periodesasi kepengurusan tahun 2025. Tidak hanya berfokus pada penguatan struktur organisasi, forum ini juga menjadi ruang diskusi aktif untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya lingkungan sehat, pelayanan kesehatan, dan pengelolaan kesehatan serta kebersihan menuju “Garut bebas sampah”.

Idwan fitri
Dede fitri

Kegiatan diawali dengan doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan Camat Wanaraja yang diwakili Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Wanaraja, Tamamudin, S.IP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Wanaraja sebagai tuan rumah pembinaan organisasi Forum Komunikasi Kecamatan Sehat Garut Tahun 2026.

Baca Juga:  Drama Pilkades Mekarmukti: Wartawan Sakit Didatangi, Diminta Hubungi Redaksi untuk Hapus Berita

“Selamat datang kepada para peserta dari tujuh kecamatan di Kecamatan Wanaraja. Ini momentum yang sangat penting dan baik, terutama mengenai Garut Sehat. Garut harus terbebas dari sampah. Pembinaan yang langsung turun dari tingkat kabupaten ke wilayah kecamatan menjadi langkah positif dan kami sangat mengapresiasi kepercayaan ini,” ujar Tamamudin.

Menurutnya, kegiatan pembinaan tersebut menjadi sarana memperkuat koordinasi lintas wilayah agar program kesehatan berbasis masyarakat dapat berjalan lebih efektif hingga tingkat kecamatan.

Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten Garut Sehat, Risan Sugiyasin, mengatakan bahwa pembinaan terhadap kepengurusan baru sengaja dikemas lebih interaktif agar para pengurus dapat memahami arah kebijakan organisasi sekaligus tantangan di lapangan secara langsung.

Baca Juga:  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tani Merdeka Garut Tegaskan Kelestarian Alam Kunci Swasembada Pangan Nasional

“Di kesempatan hari ini, Senin 25 Mei 2026, kendati cuaca tidak lagi cerah, namun kita tetap bisa melaksanakan kegiatan ini. Pengurus tingkat kabupaten sekitar 25 orang kami bagi menjadi beberapa wilayah untuk melaksanakan pembinaan di 42 kecamatan,” ujar Risan Sugiyasin.

Ia menjelaskan, pola pembinaan interaktif dilakukan agar para pengurus tidak hanya menerima materi secara formal, namun juga aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menyusun langkah strategis dalam mewujudkan indikator Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di wilayah masing-masing.

Dalam sesi materi, peserta memperoleh pembahasan mengenai dasar hukum pelaksanaan program kesehatan, di antaranya Undang-Undang Nomor 36 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020–2024, hingga berbagai regulasi dan surat keputusan bersama terkait program Kabupaten/Kota Sehat.

Baca Juga:  208 Titik Dagang Disediakan, Bazar Ramadan Bisa Diperpanjang

Selain itu, forum juga membahas ekspektasi masyarakat terhadap KKS, peningkatan pelayanan kesehatan, penguatan kebersihan lingkungan, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan wilayah yang sehat, aman, nyaman, dan bebas sampah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Forum Garut Sehat tingkat kabupaten, di antaranya Ketua Risan Sugiyasin, Wakil Ketua Imam, Sekretaris Hani, Bendahara Hj Sri Koeriah, Wakil Sekretaris Adrian Septiadi, serta pengurus kabupaten Yayat Ruhyat.

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Garut Kota, Karangpawitan, Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan, Sukawening, dan Karangtengah.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan masih berlangsung dengan berbagai materi lanjutan dari sejumlah narasumber sebagai bagian dari penguatan organisasi dan percepatan terwujudnya Garut Sehat 2026. (JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *