Budi Rahadian layani Konsultasi Hukum masyarakat ditengah Agenda  Padat  , Kurban KSPSI Garut Tetap Jadi Prioritas 

Garut, Hukum, Keagamaan177 Dilihat

GARUT,JABARBICARA.COM – Di tengah padatnya agenda profesi, organisasi, hingga aktivitas advokasi hukum, pengacara muda ternama Kabupaten Garut, Budi Rahadian, SH, tetap menunjukkan komitmennya terhadap berbagai kegiatan sosial dan perjuangan kaum pekerja. Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi salah satu perhatian seriusnya, terutama dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban yang digelar DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Garut.

Pengacara yang dikenal aktif membela hak-hak pekerja di Kabupaten Garut ini membenarkan bahwa pada hari kedua Iduladha, jajaran DPC KSPSI Kabupaten Garut melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk kepedulian sosial, kebersamaan, dan penguatan solidaritas di lingkungan pekerja.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Meski disibukkan oleh berbagai agenda organisasi dan profesinya sebagai advokat, Budi tetap menyempatkan diri mengikuti perkembangan kegiatan KSPSI yang tahun ini disebutnya memiliki nuansa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Kemen PPPA dan UNFPA Gelar Pertemuan Koordinasi Penanganan Kekerasan Berbasis Gender di Garut

“Momentum Iduladha kali ini terasa lebih istimewa. Ada semangat kebersamaan dan perhatian yang luar biasa terhadap para pekerja serta masyarakat,” ujar Budi Rahadian kepada media, di sela aktivitasnya,28/05/2026.

Tak hanya aktif di ruang persidangan dengan argumentasi hukum dan pasal-pasal, Budi Rahadian juga dikenal sebagai figur yang aktif di berbagai organisasi sosial, kepemudaan, dan ketenagakerjaan di Kabupaten Garut maupun Jawa Barat. Bahkan di tengah agenda padatnya, ia tetap membuka ruang konsultasi hukum bagi masyarakat.

Pada momentum Iduladha ini, Budi juga masih melayani konsultasi hukum, termasuk terkait persoalan dugaan perbuatan tidak menyenangkan, pencemaran nama baik, serta dugaan tindakan merendahkan profesi jurnalis oleh oknum pengajar di wilayah Kecamatan Sucinaraja yang tengah menjadi perhatian sejumlah pihak.

Di sela konsultasi tersebut, Budi turut menjelaskan bahwa agenda kegiatan KSPSI tahun ini memiliki warna berbeda. Berdasarkan video rekaman internal KSPSI yang diterima redaksi, pelaksanaan Iduladha komunitas pekerja di Garut berlangsung penuh makna dengan semangat kebersamaan yang terasa kuat.

Baca Juga:  Dugaan “Jual-Beli” Proyek APBD Seret Oknum Pimpinan DPRD Garut, GIPS Desak APH Turun Tangan

Momentum tersebut semakin istimewa karena adanya perhatian dari jajaran pimpinan pusat KSPSI kepada Kabupaten Garut. Tidak hanya sekadar pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap para pekerja.

Ketua DPC KSPSI Kabupaten Garut, Andri Hidayatulloh, menyampaikan ucapan Iduladha sekaligus rasa terima kasih kepada jajaran pimpinan KSPSI pusat atas dukungan yang diberikan.

«“Assalamualaikum Wr. Wb. Kami DPC KSPSI Kabupaten Garut beserta jajaran pimpinan federasi dan pimpinan unit kerja mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden KSPSI Bapak Andi Gani Nena Wea yang telah memberikan satu ekor sapi dan dua ekor domba untuk disembelih pada momentum Hari Raya Iduladha ini,” ungkap Andri.»

Baca Juga:  Ribuan Pendukung SANTRI Hadiri Kampanye Akbar, Demokrat Optimis 02 Menang

Andri juga menyampaikan apresiasi kepada Penasehat KSPSI, Listyo Sigit Prabowo, yang juga menjabat sebagai Kapolri RI, atas perhatian dan dukungan terhadap gerakan pekerja.

Prosesi penyembelihan hewan kurban berlangsung di halaman Kantor DPC KSPSI Kabupaten Garut, di Kampung Suci RT 01 RW 02 Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, tidak jauh dari kawasan Bundaran Suci Garut.

Selain penyembelihan kurban, pada hari kedua Iduladha, Budi Rahadian juga diagendakan kunjungan ke beberapa organisasi dan komunitas yang turut melaksanakan kegiatan serupa.

Di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang terus berkembang, pelaksanaan kurban KSPSI Garut tahun ini menjadi gambaran bahwa solidaritas, gotong royong, dan kepedulian sosial di kalangan pekerja tetap tumbuh kuat, bahkan di tengah padatnya aktivitas para pengurus dan pejuangnya.(JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *