HARI LAHIR PANCASILA 2026, H. DEDE KUSDINAR TEGASKAN PANCASILA SEBAGAI FONDASI MENUJU INDONESIA EMAS

Bandung230 Dilihat

BANDUNG, JABARBICARA.COM — Momentum Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, H. Dede Kusdinar, S.E., menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas.

Pesan kebangsaan tersebut disampaikan melalui tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menekankan peran strategis Pancasila sebagai pedoman moral, etika politik, dan arah pembangunan nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

 

Pancasila dan Visi Indonesia Emas

Menurut H. Dede Kusdinar, nilai-nilai Pancasila memiliki relevansi yang sangat kuat dengan agenda pembangunan nasional yang tengah dijalankan pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan sejahtera.

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan kompas moral bangsa yang harus menjadi pijakan dalam setiap kebijakan publik, pembangunan daerah, maupun pengambilan keputusan strategis di tingkat nasional,” ujarnya, Minggu 31 Mei 2026.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional memerlukan stabilitas sosial, persatuan bangsa, dan keadilan yang hanya dapat diwujudkan melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila secara konsisten.

 

Penguatan Identitas dan Persatuan Bangsa

H. Dede Kusdinar menilai bahwa setiap sila dalam Pancasila mengandung nilai fundamental yang relevan untuk menjawab berbagai tantangan bangsa saat ini.

Mulai dari nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, penghormatan terhadap kemanusiaan, penguatan persatuan nasional, demokrasi yang berkeadaban, hingga terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, seluruhnya harus menjadi landasan operasional dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, persatuan nasional merupakan modal utama dalam menjaga ketahanan bangsa sekaligus memperkuat posisi Indonesia di tengah percaturan global.

 

Kontribusi Indonesia bagi Perdamaian Dunia

Dalam konteks hubungan internasional, H. Dede Kusdinar menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai pemersatu bangsa Indonesia, tetapi juga dapat menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia.

Nilai toleransi, gotong royong, penghormatan terhadap kemanusiaan, dan penyelesaian konflik melalui musyawarah merupakan warisan ideologis bangsa yang memiliki relevansi universal dalam membangun tatanan dunia yang damai dan berkeadilan.

 

Komitmen Mengawal Kebijakan Pro-Rakyat

Sebagai anggota legislatif di tingkat Provinsi Jawa Barat, H. Dede Kusdinar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai kebijakan daerah agar tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat dan selaras dengan arah pembangunan nasional.

“Pancasila adalah fondasi moral yang memastikan arah langkah bangsa ini tidak goyah. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman utama, kita dapat memastikan bahwa pembangunan benar-benar menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kedamaian bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan optimisme dalam menghadapi tantangan masa depan.

Tentang H. Dede Kusdinar, S.E.

H. Dede Kusdinar, S.E. merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra yang aktif memperjuangkan pembangunan berbasis kerakyatan, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga:  BPS Mencatat Jumlah Wisatawan Nusantara ke Jabar, Meningkat 28,73 persen

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *