Keselamatan Prioritas Utama, KAI Daop 2 Bandung Pastikan Jalur Aman Pasca Gempa di Cianjur

Ekonomi Bisnis152 Dilihat

JAKARTA, JABARBICARA.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan bahwa seluruh perjalanan kereta api di wilayah operasionalnya tetap aman pasca terjadinya gempa bumi yang dirasakan di Cianjur pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 19.57 WIB.

Sebagai bentuk implementasi dari Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan, setiap kereta api yang sedang dalam perjalanan akan dihentikan sementara waktu apabila terjadi gempa bumi. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan waktu bagi petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi prasarana dan sarana perkeretaapian sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa prosedur tersebut merupakan komitmen KAI dalam menjamin keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api.

Baca Juga:  Pertamina Peringati Hari Jadi dengan Penghijauan Ratusan Hektare Lahan

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Sesuai SOP, apabila terjadi gempa bumi, seluruh perjalanan kereta api yang sedang melintas akan dihentikan sementara untuk memberikan kesempatan kepada petugas melakukan pemeriksaan jalur rel, jembatan, terowongan, persinyalan, serta sarana kereta api. Perjalanan hanya akan dilanjutkan setelah seluruh aspek dipastikan aman,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa pada malam ini, KA Siliwangi 345 relasi Cipatat–Sukabumi sempat diberhentikan untuk mendukung proses pemeriksaan prasarana di lintas Cipatat hingga Gandasoli.

Pada pukul 20.11 WIB, KA Siliwangi 345 berhenti di petak jalan Ciranjang–Cianjur. Setelah hasil pemeriksaan menyatakan petak jalan tersebut aman, kereta melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Cianjur pada pukul 20.35 WIB untuk menunggu selesainya pemeriksaan menyeluruh di seluruh lintas yang dilalui.

Baca Juga:  Komitmen Jaga Laut, MIND ID Integrasikan Program Keberlanjutan

Setelah seluruh jalur dinyatakan dalam kondisi aman dan layak operasi, KA Siliwangi 345 kembali diberangkatkan dari Stasiun Cianjur pada pukul 20.52 WIB menuju Sukabumi.

Kuswardojo menjelaskan bahwa keputusan menghentikan sementara perjalanan kereta api merupakan langkah preventif yang telah menjadi bagian dari sistem manajemen keselamatan KAI.

“Kami menyampaikan permohonan maaf karena adanya keterlambatan dalam perjalanan KA Siliwangi (KA 345) akibat proses pemeriksaan tersebut. Namun, langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab KAI untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung dengan aman dan selamat,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta menyiagakan petugas prasarana dan operasional untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan secara cepat apabila terjadi kondisi darurat yang berpotensi memengaruhi perjalanan kereta api.

Baca Juga:  KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Lebih dari Rp1,1 Miliar di Tahun 2025

Melalui penerapan SOP keselamatan secara konsisten, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang mengutamakan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi seluruh pelanggan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *