LULUSKAN GENERASI BERAKHLAK, SMP IT SINDANGPRABU TEBAR KEBAHAGIAAN UNTUK RATUSAN JOMPO DAN ANAK YATIM

Garut, Pendidikan312 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Suasana haru, bahagia, dan penuh rasa syukur menyelimuti kompleks SMP IT Sindangprabu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (24/6/2026). Momentum pelepasan siswa kelas IX yang telah menempuh pendidikan selama tiga tahun di sekolah berbasis religius tersebut tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial yang menyentuh hati masyarakat.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Puluhan siswa dan siswi secara resmi dilepas oleh pihak sekolah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tangis haru para siswa, guru, dan orang tua mewarnai acara bertajuk “Graduation and Party” yang mengusung pesan inspiratif, “Banggalah pada proses yang telah dilalui dan bersiaplah menyongsong masa depan yang gemilang.”

Namun, yang membuat kegiatan ini berbeda adalah hadirnya aksi sosial yang melibatkan para siswa sebagai pelaku utama. Melalui program “Infak Rp1.000 Sehari”, para siswa secara konsisten menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk ditabung dan dikumpulkan selama masa pendidikan. Dari gerakan sederhana tersebut, terkumpul dana yang kemudian diwujudkan dalam ratusan paket santunan untuk anak-anak yatim dan para jompo di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Bupati Garut Serahkan Bantuan Rutilahu 15 Juta per Rumah

Puluhan anak yatim dan ratusan lanjut usia tampak sumringah menerima bantuan yang disalurkan dalam rangkaian acara pelepasan siswa. Senyum bahagia yang terpancar dari wajah mereka menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Gerakan infak harian tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena berhasil membiasakan peserta didik untuk belajar berbagi sejak usia dini. Nilai yang ditanamkan bukan semata besarnya nominal, melainkan konsistensi dan keikhlasan dalam membantu sesama.

Acara turut dihadiri para wali murid, tokoh masyarakat, Pemerintah Desa Sindangprabu, serta berbagai tamu undangan yang memberikan dukungan terhadap kemajuan pendidikan di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Musypimda Muhammadiyah Garut Digelar Penuh Kekhidmatan, Ketua PWM Jabar Titip Harapan Besar untuk Garut

Kepala SMP IT Sindangprabu, Agus Sukmawan, menyampaikan bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya diukur dari jumlah lulusan yang melanjutkan sekolah, melainkan juga dari sejauh mana peserta didik mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Di bawah naungan yayasan yang juga mengembangkan pendidikan masyarakat melalui Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), SMP IT Sindangprabu terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Desa Sindangprabu dan sekitarnya. Kehadiran lembaga pendidikan formal dan nonformal tersebut menjadi bukti nyata upaya yayasan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan.

Baca Juga:  Panas Bumi Mengalir, Jalan dan PJU Tak Tersentuh

Melalui sinergi antara sekolah, yayasan, masyarakat, dan orang tua, SMP IT Sindangprabu tidak hanya mencetak lulusan yang siap menghadapi masa depan, tetapi juga melahirkan generasi yang memiliki kepedulian sosial, akhlak mulia, dan semangat berbagi kepada sesama.

Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan, kiprah SMP IT Sindangprabu dan yayasan yang menaunginya menjadi contoh bahwa pendidikan yang berkualitas dapat berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Dari sebuah desa di kaki perbukitan Wanaraja, semangat mencerdaskan kehidupan bangsa terus tumbuh dan menyala, menghadirkan harapan bagi masa depan generasi penerus bangsa. (JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *