SDN 2 Sindangprabu Belum Putuskan Tempat Belajar Sementara, SDN 2 Wanajaya Sudah Siapkan Solusi Sambut Tahun Ajaran Baru

Garut, Pendidikan204 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Dua sekolah dasar di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, sama-sama tengah melaksanakan pembangunan gedung pada tahun anggaran 2026. Namun, di balik semangat peningkatan kualitas sarana pendidikan, terdapat perbedaan mencolok dalam kesiapan menghadapi dimulainya tahun ajaran baru, khususnya terkait keberlangsungan kegiatan belajar mengajar selama proses pembangunan berlangsung.

SDN 2 Sindangprabu memperoleh bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Pemerintah Pusat melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai mencapai Rp1.071.908.955. Anggaran tersebut meliputi pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), rehabilitasi ruang kelas dan ruang kepala sekolah, rehabilitasi toilet beserta sanitasi, serta penataan lingkungan sekolah. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kerja.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Sementara itu, SDN 2 Wanajaya juga tengah melaksanakan pembangunan gedung sekolah yang bersumber dari APBD Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp195.713.546.

Ketua Komite Sekolah yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN 2 Sindangprabu sekaligus Perangkat Desa Sindangprabu, Yayan, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan.

 “Kami masyarakat Sindangprabu merasa senang atas bantuan yang diterima sekolah. Bantuan dari pemerintah pusat ini tentu sangat membantu masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Fasilitas sekolah yang baik diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar anak-anak dan juga semangat para guru dalam memberikan pendidikan dan pembelajaran,” ujar Yayan kepada wartawan di sela-sela kegiatan pembangunan didampingi salah seorang staf humas sekaligus petugas keamanan proyek.

Ketika ditanya mengenai tahapan persiapan sebelum pekerjaan dimulai, Yayan menjelaskan panitia telah menggelar dua kali rapat.

Baca Juga:  Lahir di Garut, Mendunia di Rusia: ASTRAMI Kibarkan Merah Putih di International Jumping Fitness Festival 2026

“Rapat pertama merupakan rapat pembentukan panitia sekaligus persiapan kegiatan. Rapat kedua untuk memastikan pelaksanaan pembangunan. Memang hingga saat ini notulensi maupun berita acara rapat belum dibuat, dan saya juga belum menandatangani berita acara rapat tersebut,” jelasnya.

Namun, saat disinggung mengenai kesiapan tempat belajar siswa ketika tahun ajaran baru dimulai, Yayan mengakui hingga kini belum ada keputusan.

“Hal tersebut memang belum dirapatkan, baik oleh pihak sekolah, komite sekolah, pemerintah desa maupun dengan pihak yang memiliki tempat yang nantinya dapat digunakan sebagai lokasi alternatif kegiatan belajar mengajar selama pembangunan berlangsung sekitar 120 hari kerja,” katanya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat tahun ajaran baru akan segera dimulai, sementara proses revitalisasi diperkirakan masih berlangsung beberapa bulan ke depan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN 2 Sindangprabu, Nani Maryani, belum memberikan keterangan resmi mengenai lokasi sementara kegiatan belajar mengajar. Wartawan juga belum memperoleh kesempatan melakukan wawancara tatap muka secara langsung dengan kepala sekolah.

Baca Juga:  Bupati Garut Turun Langsung, Aksi Demo Berlangsung Kondusif dan Damai

Berbeda dengan SDN 2 Sindangprabu, SDN 2 Wanajaya mengaku telah menyiapkan langkah antisipasi agar proses belajar mengajar tetap berjalan sejak hari pertama masuk sekolah.

Di lokasi pembangunan, Kepala SDN 2 Wanajaya, H. Denih M. Firman, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Garut atas bantuan pembangunan yang diterima sekolahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Garut, Pemerintah Daerah Kabupaten Garut melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Garut serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan gedung sekolah SDN 2 Wanajaya,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan investasi penting bagi peningkatan mutu pendidikan.

 “Pembangunan gedung sekolah merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kemajuan pendidikan. Fasilitas yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik sekaligus mendukung para guru dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas,” katanya.

Lebih lanjut, H. Denih menjelaskan bahwa pihak sekolah telah melakukan koordinasi jauh sebelum pembangunan dimulai terkait keberlangsungan proses belajar mengajar.

“Saat siswa masuk pada tahun ajaran baru nanti, mereka akan belajar sementara di salah satu madrasah di sekitar sekolah. Alhamdulillah, hal tersebut sudah kami pikirkan sejak awal melalui komunikasi dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Di lokasi pembangunan SDN 2 Wanajaya juga tampak keterlibatan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya yang ikut mendukung kelancaran pembangunan sebagai bentuk sinergi dalam memajukan pendidikan.

Baca Juga:  KKN Mitra Orda Tahun 2025 : Mahasiswa UIN Bandung Diharapkan Jadi Penggerak Transformasi Sosial di Garut

Perbedaan kesiapan kedua sekolah ini menjadi gambaran bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran maupun progres fisik semata. Perencanaan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar selama masa pembangunan merupakan bagian yang tak kalah penting, sehingga hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan tetap terjamin tanpa terganggu proses revitalisasi.

Dengan dimulainya tahun ajaran baru dalam waktu dekat, koordinasi antara pihak sekolah, komite, pemerintah desa, Dinas Pendidikan, serta masyarakat diharapkan segera dilakukan agar peserta didik, khususnya di SDN 2 Sindangprabu, memperoleh kepastian mengenai lokasi belajar sementara selama pembangunan berlangsung.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Kepala SDN 2 Sindangprabu, Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Dinas Pendidikan Kabupaten Garut maupun pihak-pihak terkait lainnya sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, demi menjaga keberimbangan, akurasi, dan profesionalisme pemberitaan. (JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *