GARUT, JABARBICARA.COM – Komitmen menghadirkan layanan pendidikan anak usia dini yang lebih berkualitas di pelosok pegunungan Kabupaten Garut terus diwujudkan. Sebagai langkah awal pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan PAUD Tahun 2026, TK Plus Nurul Hidayah II di Kampung Nyalindung, Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, resmi membentuk Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang akan mengawal seluruh proses pembangunan hingga selesai.
Pembentukan panitia tersebut ditetapkan melalui Berita Acara Pemilihan dan Pembentukan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan TK Plus Nurul Hidayah II Nomor: 421.1/010-TK-P.NH.II/2026, hasil musyawarah yang dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2026.
Dalam berita acara ditegaskan bahwa panitia dipilih secara demokratis melalui musyawarah, dengan penuh tanggung jawab serta tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. Proses ini menjadi bukti bahwa pembangunan pendidikan di Desa Cinta dibangun di atas semangat kebersamaan, transparansi, dan gotong royong.
Kepala TK Plus Nurul Hidayah II, Dede Solihat, S.Pd., dipercaya sebagai Penanggung Jawab kegiatan revitalisasi. Sementara itu, Yasa ditunjuk sebagai Ketua Panitia, didampingi Hendi sebagai Sekretaris merangkap Logistik, Itang Aripin, M.Pd. sebagai Bendahara, Uu Pahrudin sebagai Kepala Pelaksana, serta Wawan sebagai penanggung jawab bidang Keamanan.
Komposisi kepanitiaan tersebut disusun berdasarkan kompetensi masing-masing, mulai dari unsur satuan pendidikan hingga masyarakat yang memiliki pengalaman di bidang administrasi, pengelolaan keuangan, dan konstruksi bangunan.
Pembentukan panitia menjadi tahapan penting dalam pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
TK Plus Nurul Hidayah II memperoleh bantuan pemerintah sebesar Rp678.753.000 dari Direktorat Jenderal PAUD Dasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan satu ruang kelas baru (RKB), ruang UKS beserta perabotannya, serta satu unit toilet lengkap dengan sarana sanitasi.
Pekerjaan pembangunan dijadwalkan berlangsung selama 90 hari kerja, terhitung mulai 30 Juli hingga 28 Oktober 2026, dengan pelaksanaan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).
Lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Mukhtariyyah Ibnushaleh ini telah berdiri sejak tahun 2015 dan memperoleh izin operasional pada 24 November 2016. Selama bertahun-tahun, TK Plus Nurul Hidayah II menjadi tempat belajar bagi anak-anak di kawasan pegunungan Desa Cinta, meski dengan berbagai keterbatasan sarana dan prasarana.
Kini, hadirnya bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat menjadi harapan baru bagi masyarakat. Pembangunan bukan hanya menghadirkan gedung yang lebih representatif, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah terpencil.
Semangat gotong royong yang menyatukan yayasan, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar menjadi kekuatan utama dalam mengawal keberhasilan program tersebut. Seluruh elemen berkomitmen memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, tepat waktu, transparan, dan menghasilkan fasilitas pendidikan yang aman serta nyaman bagi peserta didik.
Dengan terbentuknya kepanitiaan yang solid dan dimulainya pembangunan revitalisasi, masyarakat Desa Cinta menaruh harapan besar agar TK Plus Nurul Hidayah II menjadi simbol pemerataan pembangunan pendidikan di pelosok Garut. Sebab, setiap ruang kelas yang dibangun hari ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi bagi lahirnya generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (JB/RF)







