GEBRAKAN BESAR SMPN 1 SUKAWENING: PERJUSA 2026 TEMPA KARAKTER, DISIPLIN, DAN JIWA KEPANDUAN SISWA

Garut, Pendidikan158 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM — SMP Negeri 1 Sukawening, Kabupaten Garut, menggelar Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) pada 7–8 Agustus 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah tersebut menjadi bagian dari program pembinaan karakter untuk membentuk peserta didik yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, memiliki kepedulian sosial, serta mampu bekerja sama.

Di bawah kepemimpinan Kepala SMP Negeri 1 Sukawening, Iwan Ridwan, S.Pd., M.Pd., Perjusa tahun 2026 mengusung tema:

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

“Pramuka Mandiri, Disiplin dan Berkarakter Menuju Generasi Unggul.”

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Gerakan Pramuka Gudep 09.101 dan 09.102 Pangkalan SMPN 1 Sukawening. Perjusa tidak sekadar menjadi kegiatan perkemahan, tetapi dirancang sebagai ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam hal kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, dan tanggung jawab.

Rangkaian Kegiatan Padat dan Edukatif

Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat, 7 Agustus 2026, dengan agenda check-in peserta pukul 13.00–14.00 WIB. Kegiatan dilanjutkan dengan dinamika kelompok dan penyampaian materi, kemudian ISOMA serta persiapan upacara.

Pada pukul 16.00 WIB, seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan, yang menjadi penanda dimulainya rangkaian Perjusa. Setelah itu, peserta melakukan pemasangan tenda sebelum memasuki agenda ibadah.

Memasuki malam hari, kegiatan semakin semarak dengan lomba antarkelas. Sejumlah perlombaan yang tercantum dalam susunan acara meliputi lomba tepram, lomba masak, lomba menjahit, serta lomba yel-yel kelas.

Selain menjadi ajang kompetisi, perlombaan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, kekompakan, keberanian, sportivitas, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Usai perlombaan, peserta mengikuti persiapan api unggun, kemudian melanjutkan kegiatan malam “Berlayar Tak Bertepian” hingga dini hari.

Disiplin, Ibadah, hingga Kebersamaan

Memasuki Sabtu, 8 Agustus 2026, kegiatan diawali dengan salat Subuh dan kultum, kemudian dilanjutkan dengan olahraga dan sarapan pagi.

Pukul 07.00 WIB, peserta mengikuti pengumuman hasil lomba. Seluruh rangkaian Perjusa kemudian ditutup melalui upacara penutupan pada pukul 08.00–10.00 WIB.

Rangkaian kegiatan yang tersusun sejak siang hingga pagi hari tersebut menunjukkan bahwa Perjusa SMPN 1 Sukawening tidak hanya berorientasi pada kegiatan rekreatif. Lebih dari itu, kegiatan dirancang untuk melatih siswa menghadapi situasi yang menuntut kedisiplinan, ketahanan, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi.

Membangun Generasi Unggul Berbasis Karakter

Semangat tersebut sejalan dengan visi SMP Negeri 1 Sukawening, yakni “Unggul dalam prestasi yang dilandasi iman dan taqwa.”

Karena itu, pendidikan di sekolah tidak berhenti pada pencapaian akademik. Pembentukan karakter menjadi fondasi penting agar prestasi yang diraih siswa memiliki keseimbangan dengan sikap, moral, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Di bawah kepemimpinan Iwan Ridwan, S.Pd., M.Pd., Perjusa menjadi salah satu momentum untuk memperkuat pendidikan karakter melalui pengalaman nyata. Siswa tidak hanya belajar dari buku dan ruang kelas, tetapi juga melalui proses bekerja sama, menyelesaikan tantangan, mengikuti aturan, menghargai teman, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Perjusa 2026 dengan demikian menjadi lebih dari sekadar agenda sekolah. Ia merupakan ruang pembentukan mental dan karakter generasi muda—tempat kemandirian dilatih, kedisiplinan ditegakkan, kebersamaan dibangun, dan jiwa kepemimpinan ditumbuhkan.

Dengan semangat “Pramuka Mandiri, Disiplin dan Berkarakter Menuju Generasi Unggul”, SMPN 1 Sukawening menunjukkan bahwa pendidikan karakter bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui kegiatan nyata yang menyentuh langsung kehidupan peserta didik.

Dari lingkungan sekolah, karakter ditempa. Dari kedisiplinan, kemandirian tumbuh. Dari kebersamaan, generasi unggul dipersiapkan. (JB/RF)

Baca Juga:  Menembus Hujan lebat dan Terjalnya Pelosok Garut, Alumni SMAN 1 Budi Utomo ’88 Salurkan Amanah di Malam Lailatul Qadar

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *