MERAH PUTIH BERKIBAR, ANGKA 81 TERBENTUK! PASKIBRA CIGEDUG HADIRKAN KOREOGRAFI KEMERDEKAAN

Garut, Peristiwa147 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Bukan sekadar mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Cigedug menghadirkan sentuhan inovasi dalam Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan membentuk koreografi angka 81, simbol 81 tahun perjalanan kemerdekaan Indonesia.

Idwan HUTRI

Aksi tersebut menjadi salah satu magnet perhatian dalam upacara tingkat Kecamatan Cigedug yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Sukahurip. Sekitar dua ribu peserta dari berbagai unsur hadir, mulai dari pondok pesantren, satuan pendidikan, mahasiswa KKN, perangkat desa, Forkopimcam, ASN, organisasi masyarakat hingga berbagai elemen lainnya.

Rangkaian upacara berlangsung khidmat dan tertib. Dentuman Drumband SMA Ma’ariful Hidayah dan Drumband SMK Manbaul Huda turut membangun suasana semarak peringatan kemerdekaan.

Di balik penampilan tersebut, terdapat proses panjang yang tidak terlihat di balik panggung. Para anggota Paskibra menjalani latihan intensif selama hampir enam minggu. Mereka ditempa oleh para senior dan instruktur berpengalaman di Pokja Paskibra Kecamatan Cigedug.

Baca Juga:  Peduli Kemanusiaan, Kapolsek Sukawening Polres Garut Santuni Warga Tunanetra

Hasilnya terlihat ketika pasukan menjalankan tugas pengibaran maupun penurunan bendera dengan formasi yang dirancang menyerupai angka 81.

Pasukan yang telah dikukuhkan sehari sebelumnya itu juga mendapat dukungan dan pendampingan dari Purna Paskibra serta PASBARA 14. Kolaborasi lintas generasi tersebut menjadi bagian penting dalam kesuksesan pelaksanaan upacara.

Camat Cigedug, Ma’mun Gunawan, mengaku bangga sekaligus terharu melihat penampilan para petugas pengibar bendera.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya tentang ketepatan barisan dan gerakan, tetapi juga menunjukkan hasil dari kedisiplinan, kerja keras dan kekompakan yang dibangun selama proses latihan.

“Saya bangga dan terharu karena selain membuat formasi logo 81, pada upacara hari ini juga terjadi kolaborasi yang sinergis antara Paskibra, Purna dan Pasbara yang selama ini belum pernah terwujud di Kecamatan Cigedug,” ujar Ma’mun Gunawan.

Semangat Kemerdekaan Mengalir Lewat Seni

Semarak HUT Ke-81 RI di Cigedug tidak berhenti setelah upacara. Masyarakat kemudian disuguhi berbagai pertunjukan seni yang melibatkan generasi muda.

Sekitar seratus peserta didik Sanggar Seni Giri Pusaka Jaya, mulai dari usia dini hingga remaja, tampil membawakan tarian kolosal dengan iringan lagu Rampak Cigedug dan Cigedug Unggul Pinunjul.

Penampilan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya lokal kepada masyarakat.

Kemudian, sekitar 50 pesilat dari sanggar silat di bawah pembinaan IPSI Kecamatan Cigedug turut menampilkan atraksi pencak silat.

Karnaval Warga, Pesta Rakyat yang Tertib

Kemeriahan semakin terasa dengan digelarnya karnaval yang diikuti warga dari berbagai RW se-Kecamatan Cigedug.

Sejak pagi, peserta telah berkumpul di Lapangan Situgede, Desa Cigedug. Beragam jampana hasil kreativitas masyarakat menjadi bagian dari ekspresi kegembiraan menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Rombongan kemudian bergerak menuju Lapangan Sukahurip. Sepanjang perjalanan, peserta melewati panggung kehormatan yang ditempati Camat Cigedug bersama unsur Forkopimcam dan para kepala desa beserta istri.

Kirab Bendera Merah Putih dan penampilan Drumband SMK Manbaul Huda menjadi pembuka rangkaian karnaval tersebut.

Kepala Desa Sukahurip, Asep Indra, mengatakan peringatan HUT RI di Kecamatan Cigedug merupakan agenda rutin yang telah berlangsung sekitar empat tahun sejak masa pandemi Covid-19.

Namun, menurutnya, pelaksanaan tahun ini memiliki nuansa berbeda.

“Tahun ini memang istimewa. Selain upacaranya berlangsung meriah dan khidmat, kemeriahan karnaval juga berjalan paling tertib,” ungkap Asep Indra.

Perayaan HUT Ke-81 RI di Kecamatan Cigedug akhirnya tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Formasi angka 81 yang dibawakan Paskibra, kolaborasi lintas generasi, pertunjukan seni, pencak silat hingga karnaval warga menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan melalui disiplin, inovasi, kreativitas dan gotong royong.

Di Cigedug, Merah Putih bukan hanya berkibar di tiang bendera. Semangatnya ikut bergerak dalam setiap langkah generasi muda yang menjaga tradisi, menciptakan inovasi dan merayakan kemerdekaan dengan karya. (JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *