HARI KE-2 SELEKSI OLTRAD KORMI: SUCINARAJA PANASKAN PERSAINGAN DI GOR DESA LINGGAMUKTI

Garut, Pendidikan75 Dilihat

 

GARUT, JABARBICARA.COM – Semangat pelestarian olahraga tradisional terus bergelora di Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. Memasuki hari kedua seleksi calon Kontingen Kecamatan Sucinaraja untuk ajang Olahraga Tradisional (OLTRAD) KORMI Kabupaten Garut, ratusan peserta kembali menunjukkan semangat dan kemampuan terbaiknya.

Idwan HUTRI

Kegiatan seleksi hari kedua digelar pada Kamis, 3 September 2026, bertempat di GOR Desa Linggamukti, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut.

Seleksi ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pembentukan Kontingen Kecamatan Sucinaraja yang akan berlaga pada kompetisi OLTRAD tingkat Kabupaten Garut. Kegiatan secara keseluruhan berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 September 2026.

Sebanyak 21 Sekolah Dasar ambil bagian dalam proses seleksi tersebut dengan jumlah keseluruhan mencapai 180 peserta. Mereka bersaing untuk menunjukkan kemampuan terbaik demi memperoleh tiket menjadi bagian dari Kontingen Kecamatan Sucinaraja.

Baca Juga:  RESMI!, Syukuran Gedung Baru Puskesmas Cimaragas Pangatikan: Babak Baru Pelayanan Kesehatan 'SUPER' di Garut Timur!

Ketua KKG Kecamatan Sucinaraja, Opik Lesmana, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan seleksi dilaksanakan secara bertahap dengan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga tradisional.

“Seleksi ini merupakan tahap persiapan lomba KORMI OLTRAD Kabupaten untuk menentukan atlet yang akan memperkuat Kontingen Kecamatan Sucinaraja,” ujar Opik saat dihubungi media melalui pesan WhatsApp.

Menurutnya, terdapat lima mata lomba yang menjadi bagian dari proses seleksi. Seluruh cabang dibagi ke dalam tiga gugus.

Pada Gugus 1, peserta mengikuti seleksi cabang Hadangan dan Dagongan. Sementara Gugus 2 mempertandingkan cabang Egrang. Adapun Gugus 3 mempertandingkan cabang Sumpitan dan Tarumpah Panjang.

Dari sisi jumlah peserta, Gugus 1 menjadi kelompok dengan peserta terbanyak, yakni 90 peserta. Selanjutnya Gugus 2 diikuti 36 peserta, sedangkan Gugus 3 diikuti 54 peserta.

Baca Juga:  Merajut Silaturahmi di Pendopo Garut: Saat Bupati Syakur Amin Membuka Pintu Hati untuk Rakyat

Pelaksanaan seleksi di GOR Desa Linggamukti pada hari kedua menjadi bagian penting dalam menentukan peserta terbaik dari masing-masing cabang olahraga tradisional.

Suasana kompetitif terlihat dari antusiasme para peserta yang berasal dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Sucinaraja. Mereka tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan ketangkasan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan.

Panitia seleksi dipimpin oleh Ketua KOK Kecamatan Sucinaraja, Ridwan Arip Hidayat, S.Pd, bersama Ketua KKG Kecamatan Sucinaraja, Opik Lesmana, S.Pd.

Kegiatan ini tidak sekadar mencari siapa yang paling kuat, cepat atau terampil. Lebih dari itu, seleksi OLTRAD menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan olahraga tradisional agar tetap dikenal dan diminati oleh generasi muda.

Baca Juga:  1.864 Pramuka Tumpah Ruah di Wanaraja! Pawai Gembira Semarakkan HUT Pramuka ke-65, Ka. Mabiran Lepas Langsung

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dominasi olahraga modern, olahraga tradisional memiliki nilai penting dalam menjaga identitas budaya, membangun kebersamaan, melatih ketangkasan serta menanamkan nilai sportivitas sejak usia sekolah.

Memasuki hari kedua, persaingan semakin terbuka. Dari 180 peserta yang berasal dari 21 sekolah, perjuangan menuju kursi Kontingen Kecamatan Sucinaraja semakin ketat.

Kini, seleksi memasuki tahap penentuan. Mereka yang mampu menunjukkan kemampuan terbaik hingga akhir rangkaian kegiatan pada 4 September 2026, akan berpeluang membawa nama Kecamatan Sucinaraja pada ajang OLTRAD KORMI Kabupaten Garut.

Sucinaraja terus bergerak, olahraga tradisional terus dijaga, dan dari arena seleksi inilah calon-calon atlet terbaik mulai dipersiapkan untuk membawa prestasi bagi Kecamatan Sucinaraja.(JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *