GARUT, JABARBICARA.COM – Mengawali babak baru dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cimaragas resmi menempati gedung baru yang berlokasi di eks Kantor Kecamatan Pangatikan, Jalan Rd. Garaha Wijaya Suria, Desa Cimaragas. Momentum bersejarah ini ditandai dengan gelaran Halal Bihalal dan Tasyakur yang berlangsung khidmat pada Rabu (08/04/2026).
Acara yang dipusatkan di Aula Rapat UPT Puskesmas Cimaragas ini dihadiri oleh sekitar 50 undangan, termasuk jajaran Forkopimcam Pangatikan, tenaga kesehatan (nakes), staf administrasi, serta tamu undangan dari lintas sektor. Suasana penuh makna menyelimuti ruangan saat lantunan ayat suci Al-Qur’an berkumandang, membuka rangkaian acara yang digelar secara sederhana namun sarat akan nilai silaturahmi.
Dukungan Penuh untuk Pelayanan Prima
Camat Pangatikan, Ahmad Ramdani, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kepindahan operasional Puskesmas ke gedung yang lebih representatif. Beliau menegaskan bahwa fasilitas baru ini harus menjadi pemicu semangat untuk melayani warga di tujuh desa di wilayah Pangatikan secara lebih optimal.
“Kami berharap kedepannya Puskesmas Cimaragas tidak hanya melayani rawat jalan, tetapi mampu meningkatkan status menjadi Puskesmas Rawat Inap. Kami memohon dukungan Dinas Kesehatan untuk mewujudkan harapan masyarakat ini,” ujar Ahmad Ramdani tegas.
Standar Kesehatan Bangunan dan Pesan Edukasi
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Hj. Leli Yuliani, M.M., memberikan pujian atas tata ruang gedung baru yang dinilai telah memenuhi indikator bangunan sehat. Menurutnya, sirkulasi udara yang baik dan pencahayaan alami adalah kunci utama fasilitas kesehatan.
“Gedung tidak harus mewah, yang terpenting adalah rapi, tidak lembab, dan sehat. Hal ini sejalan dengan moto SUPER (Gercep, Semangat, Rapih, Senyum, Ramah) yang diusung Puskesmas Cimaragas,” tutur dr. Leli.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Leli juga memberikan edukasi krusial terkait lonjakan kasus campak di Kabupaten Garut yang mencapai 200 kasus. Beliau mengimbau masyarakat untuk proaktif dalam imunisasi guna mencegah komplikasi serius seperti kerusakan mata hingga infeksi otak. Selain itu, beliau menekankan pentingnya Integrasi Layanan Primer (ILP).
“Manfaatkan Puskesmas semaksimal mungkin. Kami mendorong ibu hamil dan balita untuk rutin berkonsultasi. Semakin sering berinteraksi dengan layanan kesehatan, semakin dini potensi masalah kesehatan dapat dicegah,” tambahnya.
Komitmen Pelayanan “SUPER”
Kepala UPT Puskesmas Cimaragas, H. Asep Sobur, S.Kep., Ners., M.M., menutup rangkaian sambutan dengan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh tim berkomitmen untuk terus berbenah demi memberikan pelayanan terbaik.
“Dukungan dari Bapak Camat, para Kepala Desa, dan tokoh masyarakat adalah energi bagi kami. Kami bertekad membawa Puskesmas Cimaragas sejajar dengan puskesmas unggulan lainnya di Kabupaten Garut melalui implementasi budaya kerja Senyum, Salam, dan Sapa,” ungkap H. Asep Sobur.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala Puskesmas wilayah Garut Timur, Para kepala UPT, perwakilan Polsek Wanaraja, Koramil, MUI Kecamatan, serta kader Posyandu dan PKK, yang mempertegas soliditas lintas sektor dalam mengawal kesehatan masyarakat di Kecamatan Pangatikan. (RF/JB)







