BUKAN SEKADAR SANGGAR TARI! PUSPA KHARISMA HADIR DI WANARAJA, TOKOH MASYARAKAT: INVESTASI BUDAYA DAN KARAKTER

Garut, Seni Budaya48 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM — Kehadiran Sanggar Tari Jaipongan, Kreasi dan Klasik Puspa Kharisma membawa warna baru bagi perkembangan seni dan budaya di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Hadirnya sanggar tersebut mendapat sambutan positif dari tokoh pemuda dan masyarakat setempat, Acep Dani Hamdani. Menurutnya, keberadaan Puspa Kharisma bukan sekadar menghadirkan tempat untuk belajar menari, tetapi juga membuka ruang kreativitas bagi generasi muda sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan budaya Sunda.

Idwan HUTRI

Acep menilai ruang-ruang seni semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan semakin dekatnya anak-anak dengan gawai.

“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Sanggar Tari Puspa Kharisma di Wanaraja. Ini adalah oase budaya. Di saat anak-anak kita sibuk dengan gawai, hadir sanggar yang mengajarkan Jaipongan, tari kreasi dan klasik adalah angin segar yang harus kita dukung bersama,” ujar Acep saat dikonfirmasi, Rabu malam.

Membuka Ruang Kreativitas Generasi Muda

Sanggar Tari Puspa Kharisma berlokasi di Ruko A No. 01, Perumahan Aulia, Jalan Cinunuk, Desa Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Sanggar tersebut membuka pembelajaran tari Jaipongan, tari kreasi dan tari klasik bagi masyarakat dari berbagai usia.

Menurut Acep, proses belajar seni tari memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar menguasai gerakan. Latihan yang dilakukan secara rutin dapat menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan, ketekunan, keberanian tampil, kerja sama, dan kepercayaan diri.

“Ini investasi karakter. Anak-anak tidak hanya belajar menari, tetapi juga belajar disiplin, berani tampil, menghargai budaya dan bekerja keras untuk mencapai prestasi,” katanya.

Ia berharap Puspa Kharisma dapat berkembang menjadi wadah yang mampu menampung sekaligus mengasah potensi anak-anak dan generasi muda di Wanaraja.

Pelatih Berkompetensi Jadi Nilai Tambah

Berdasarkan informasi promosi yang disampaikan pengelola, kegiatan Sanggar Tari Puspa Kharisma dibimbing oleh tenaga pelatih ahli yang disebut merupakan lulusan Magister Tari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, bergelar M.Sn, serta memiliki pengalaman di tingkat internasional.

Acep menyambut positif informasi tersebut karena masyarakat Wanaraja kini memiliki akses lebih dekat terhadap pembelajaran seni tari dengan tenaga pelatih yang memiliki latar belakang pendidikan seni.

“Ini yang luar biasa. Pelatihnya lulusan ISBI Bandung, Magister Seni, dan memiliki pengalaman internasional. Anak-anak Wanaraja kini memiliki kesempatan untuk belajar seni tari secara lebih dekat,” ujarnya.

Ia berharap proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat melahirkan penari-penari berbakat dari Wanaraja yang mampu berprestasi dan membawa nama Kabupaten Garut ke tingkat yang lebih luas.

Pendaftaran Dibuka

Sanggar Tari Puspa Kharisma membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti pembelajaran seni tari.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan pendaftaran, dapat menghubungi pengelola melalui WhatsApp di nomor 0819-9526-6730.

Acep pun mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memberikan dukungan terhadap hadirnya ruang-ruang kreatif bagi generasi muda.

“Wanaraja membutuhkan lebih banyak ruang kreatif seperti ini. Mari kita dukung bersama agar anak-anak kita memiliki kegiatan positif dan tetap mengenal serta mencintai budaya Sunda,” pungkasnya.

Kehadiran Sanggar Tari Puspa Kharisma menjadi bagian dari tumbuhnya ruang seni di tengah masyarakat Wanaraja. Pelestarian budaya membutuhkan lebih dari sekadar slogan, tetapi juga ruang belajar, pembinaan, dan kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal serta mempraktikkannya secara langsung.

Dari Wanaraja, seni Sunda diharapkan terus tumbuh, berkembang, dan melahirkan generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta mampu mengukir prestasi.

(JB/RF)

Baca Juga:  Jeritan Jalan Cinunuk! Truk Bertonase Raksasa Terus Melintas, Warga Minta Pemkab Garut Jangan Lagi Sekadar Tambal Sulam

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *