Memanen Berkah di Ujung Ramadhan: PSGA Santuni 500 Yatim dan Dhuafa di Cibatu Garut

 

GARUT, JABARBICARA.COM – Di bawah naungan langit sore yang penuh barokah, Aula Pontren Bidayatul Hikmah Cihuma menjadi saksi bisu kehangatan ukhuwah islamiyah. Bertepatan dengan 26 Ramadhan 1447 H atau Senin (16/03/2026), Paguyuban Sinar Garut Asli (PSGA) kembali menebar benih kebaikan melalui santunan akbar kepada 500 anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Acara yang berlangsung khidmat di Desa Cibunar, Kecamatan Cibatu ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus pusat PSGA, mulai dari Dewan Penasihat KH. Dadang Abdul Karim, Lc, hingga para koordinator lapangan.

Konsistensi Mengetuk Pintu Langit
Sekretaris Umum PSGA, Aep Saepudin, dalam laporannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata ketakutan seorang mukmin akan predikat “pendusta agama”.

Baca Juga:  Tim Peduli Pendidikan Indonesia Sambangi SMK Ika Kartika, Program ini Yang Ditawarkan!

“Jangan melihat nominalnya, tapi lihatlah rasa kepeduliannya. Allah SWT dengan tegas mengingatkan dalam Al-Qur’an bahwa mereka yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin termasuk golongan yang mendustakan agama,” ujar Aep dengan nada bergetar, mengingatkan pentingnya kepedulian sosial agar terhindar dari ancaman Neraka Wail.

Menjaga Marwah, Merajut Silaturahmi
Tak hanya soal santunan, Aep yang juga menjabat Ketua MPC FAHMI TAMAMI Kabupaten Garut, memaparkan pentingnya menjaga identitas dan legalitas organisasi. Sejarah panjang Es Campur Sinar Garut yang dirintis H. Ucu hingga perjuangan mendapatkan hak paten di Kemenkumham RI menjadi pondasi kuat berdirinya PSGA.


Melalui sistem infaq anggota sebesar Rp50.000 per bulan, PSGA mampu mengelola dana hingga Rp25 juta untuk disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  DESAK BUPATI COPOT KADISDIK! Adbur Sebut Pendidikan Garut Terjebak Krisis Akuntabilitas dan Reformasi Birokrasi Tak Bisa Ditunda Lagi

“Dengan infaq yang bapak/ibu berikan, kita bisa berbagi kebahagiaan kepada 500 orang hari ini. Insya Allah, pahala jariyahnya mengalir kepada seluruh anggota tanpa terkecuali,” tambahnya.

Makna Hakikat Shaum

Suasana semakin syahdu saat KH. Dadang Abdul Karim, Lc memberikan tausiyah. Beliau menekankan bahwa hakikat puasa bukan hanya menahan lapar, melainkan menumbuhkan kepekaan sosial. Faedah berbuat baik kepada anak yatim dan jompo adalah jalan pintas menuju keridaan Allah di penghujung bulan suci.

Acara puncak ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis oleh jajaran pengurus kepada para penerima manfaat. Senyum sumringah anak-anak yatim dan linangan air mata haru kaum dhuafa menjadi pemandangan indah yang menutup kegiatan sore itu.

Baca Juga:  PAUD Tunas Cendikia Buka Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2025-2026

Sebagai rencana tindak lanjut, PSGA dijadwalkan akan menggelar Silaturahmi Halal Bihalal Keluarga Besar pada 3 Syawal mendatang untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus evaluasi kinerja organisasi.( Red)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *