PASCAKEBAKARAN DI SINDANGPRABU, MAJELIS ULAMA INDONESIA DAN FORKOPIMCAM WANARAJA KUNJUNGI KORBAN

Garut, Peristiwa78 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM — Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Wanaraja, MUI Desa Sindangprabu, dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wanaraja.

Idwan HUTRI

Pasca kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah warga beserta kandang domba di Kampung Regol RT 002 RW 004, Desa Sindangprabu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, rombongan MUI dan Forkopimcam Wanaraja turun langsung mengunjungi keluarga korban, Senin (5/10/2026).

Kebakaran tersebut terjadi pada Jumat (2/10/2026) dan berdampak terhadap empat warga, yakni Ona (46), Nengsih (36), Wida Widiyanti (21), dan Muhammad Aldi Saputra (6).

Baca Juga:  SEKOLAH DIBENAHI, HARAPAN DIBANGKITKAN! PGRI WANARAJA APRESIASI BANPRES PRESIDEN PRABOWO

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit rumah warga beserta kandang domba hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun keluarga terdampak harus kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Rombongan dipimpin Camat Wanaraja Fahmi Fauzi, didampingi Kasi Trantib dan Kasi Kesra Kecamatan Wanaraja, serta Ketua MUI Kecamatan Wanaraja Ustad Momon Saepulloh. Turut hadir jajaran MUI Desa Sindangprabu dan unsur terkait lainnya.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moril kepada keluarga korban yang tengah menghadapi masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.

Di lokasi, rombongan melihat langsung kondisi bangunan yang telah menyisakan puing-puing dan rangka rumah. Rombongan bersama warga juga memanjatkan doa agar keluarga korban diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi cobaan.

Baca Juga:  Kejanggalan Papan Informasi Proyek di Desa Linggamukti Disorot Warga, Kades Langsung Instruksikan Perbaikan Total

Camat Wanaraja Fahmi Fauzi mengapresiasi kepedulian MUI Kecamatan Wanaraja, MUI Desa Sindangprabu, Pemerintah Desa Sindangprabu, Dinas Sosial Kabupaten Garut, serta masyarakat sekitar yang telah bergerak membantu keluarga korban.

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Wanaraja Ustad Momon Saepulloh mengajak masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.

Menurutnya, musibah yang menimpa satu keluarga merupakan panggilan kemanusiaan bagi masyarakat sekitar untuk bersama-sama memberikan dukungan dan bantuan sesuai kemampuan masing-masing.

“Semoga keluarga korban diberikan kesabaran dan kekuatan. Mari kita bersama-sama membantu, karena kepedulian dan gotong royong merupakan bagian dari nilai kemanusiaan dan ukhuwah,” ujar Ustad Momon.

Dalam kesempatan tersebut Ketua MUI Memberikan santuana bagi keluarga yang terkena musibah.

Baca Juga:  “Tanah Kami Kaya Energi, Tapi Rakyatnya Hidup dalam Gelap”: Warga Karyamekar Protes Jalan Rusak Jalur Panas Bumi Darajat

Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih mengungsi di rumah kerabat terdekat sambil menunggu bantuan lanjutan dan proses pembersihan lokasi bekas kebakaran.

Musibah tersebut menjadi pengingat bahwa kehadiran pemerintah, ulama, dan masyarakat sangat berarti bagi warga yang sedang tertimpa musibah, baik melalui bantuan materi maupun dukungan moral untuk kembali bangkit.(JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *