Kompolnas Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Komitmen Polri Berantas Premanisme

Nasional639 Dilihat

JAKARTA, JABARBICARA.COM — Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan dukungannya terhadap langkah tegas Polri dalam memberantas premanisme sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan dalam talkshow bertajuk “Komitmen Polri Berantas Premanisme Guna Mendukung Ekonomi Nasional” yang disiarkan langsung oleh KompasTV pada Selasa, 22 Juli 2025 pukul 09.30 WIB.

Jbr3
Jbr4
Jbr1
Jbr yudi

Talkshow ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, antara lain:
Gufron Mabruri, S.H.I. — Anggota Kompolnas, Kombes Pol Dony Alexander, S.I.K., M.H. — Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri, Dr. Devie Rahmawati, M.Hum. — Pengamat Sosial.

Baca Juga:  Bupati Karawang Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan Transparan

Gufron Mabruri dalam pemaparannya menyatakan bahwa Kompolnas mendukung langkah Polri dalam menindak segala bentuk premanisme yang merugikan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan menengah. Ia menekankan pentingnya pengawasan yang transparan dan akuntabel agar tindakan Polri tetap berada dalam koridor hukum dan HAM.

“Premanisme bukan hanya soal kriminalitas, tapi soal rasa aman warga negara. Kompolnas terus mendorong Polri untuk konsisten menerapkan pendekatan Presisi dalam penanganannya,” ujar Gufron.

Sementara itu, Kombes Pol Dony Alexander menjelaskan strategi Polri dalam memberantas premanisme melalui operasi rutin, intelijen lapangan, dan pemberdayaan masyarakat. Ia juga mengungkap pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengawasan dari Kompolnas dan dukungan dari komunitas lokal.

Baca Juga:  APBN Kuat, Ekonomi Tangguh: Optimisme Menkeu di Pembukaan Perdagangan BEI 2025

Pengamat sosial Dr. Devie Rahmawati turut memberikan pandangan bahwa premanisme harus dilihat sebagai fenomena sosial yang kompleks, yang butuh pendekatan multi-sektoral. Ia menilai, kehadiran Kompolnas sebagai lembaga pengawas eksternal sangat penting dalam menjaga akuntabilitas aparat penegak hukum.

Talkshow ini menjadi bukti sinergi antara institusi penegak hukum, lembaga pengawas, dan masyarakat sipil dalam menciptakan kondisi yang aman, adil, dan kondusif bagi pembangunan ekonomi nasional. [JB]

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *