Gufron Mabruri Apresiasi Langkah Kapolda Metro : Perkuat Kolaborasi Dengan Masyarakat

Nasional347 Dilihat

JAKARTA, JABARBICARA.COM – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri baru saja menyampaikan pernyataan penting yang menegaskan bahwa masyarakat bukanlah musuh bagi kepolisian, melainkan mitra strategis yang harus dilayani dengan sepenuh hati. Pernyataan ini disuarakan dalam apel yang digelar di Polda Metro Jaya pada Rabu (22/10/2025), di mana Kapolda menekankan perlunya transformasi paradigma dalam tugas kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Asep Edi Suheri mengajak seluruh anggota Polri di wilayah Metro Jaya untuk mengubah mindset dari orientasi penindakan semata menjadi pelayanan publik yang lebih humanis dan responsif. Beliau menyoroti bahwa di tengah dinamika kehidupan ibu kota yang semakin kompleks, polisi harus siap menghadapi berbagai tantangan dengan pendekatan yang lebih inklusif dan empati.

Pernyataan Kapolda ini sejalan dengan upaya Polda Metro Jaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk melalui penambahan fasilitas seperti kendaraan operasional untuk mempercepat respons terhadap laporan masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen nyata untuk membangun hubungan yang lebih harmonis antara polisi dan warga Jakarta.

Menanggapi pernyataan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, Gufron Mabruri sebagai Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyambut baik inisiatif tersebut. Gufron menilai bahwa dorongan perubahan mindset ini menjadi kebutuhan mendesak, mengingat kompleksitas persoalan sosial yang kian rumit di masyarakat urban seperti Jakarta.

Gufron Mabruri menekankan bahwa perubahan orientasi ke pelayanan bukan hanya slogan, melainkan fondasi utama untuk menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Ia mengapresiasi bagaimana Kapolda Metro dalam mengajak anggota untuk melihat warga sebagai rekan dalam menjaga ketertiban.

Baca Juga:  Anggota Kompolnas Gufron Mabruri Soroti Putusan PN Semarang Terhadap Aipda Robig, Tegaskan Pentingnya Akuntabilitas Dalam Sistem Pengawasan Kepolisian

Lebih lanjut, Gufron menyatakan bahwa pendekatan keamanan yang terlalu bergantung pada kekuatan fisik atau penindakan represif tidak lagi efektif di era sekarang. Menurutnya, di tengah masyarakat yang semakin sadar hak dan tuntutan transparansi, kepolisian harus beralih ke model yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

” Gufron Mabruri menyoroti pentingnya pelibatan masyarakat melalui sinergi dan kolaborasi yang nyata. Ia mencontohkan bahwa program-program seperti patroli bersama warga atau forum dialog rutin bisa menjadi jembatan untuk membangun rasa aman kolektif, di mana polisi tidak sendirian dalam menangani isu keamanan. ” ungkap Gufron.

Terakhir, Gufron menegaskan bahwa kunci utama terbangunnya keamanan yang kokoh adalah kepercayaan (trust) antara masyarakat dan kepolisian. Kepercayaan ini hanya akan terwujud jika polisi lebih mengedepankan persuasi, dialog terbuka, dan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat. [JB]

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *