Sinergitas TNI-POLRI , Petani dan Pemdes Sukalilah Sukaresmi dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan

Garut259 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Komitmen kuat dalam Program Penguatan Ketahanan Pangan di Desa Sukalilah kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut, nampak nyata dan dirasakan langsung para petani, Kegiatan pemberian bantuan dan penanaman jagung hibrida kuartal I Tahun 2026 digelar secara serentak, dengan pendampingan khusus dari Institusi TNI–Polri dan Pemerintah Daerah, yang diharapakan dapat maksimal dalam produksi hasil pertanian khususnya Jagung.

Idwan HUTRI

“Dalam rangka mendukung penguatan ketahanan pangan nasional serta implementasi program pembangunan pertanian berbasis Desa, telah dilaksanakan kegiatan pemberian bantuan dan penanaman jagung hibrida Kuartal I Tahun 2026 di Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut,” ujar Asep Haris Kepala Desa Sukalillah Kecamatan Sukaresmi dalam siaran Pers yang di terima redaksi.

Baca Juga:  SKDG Piala Gubernur 2025, Bupati Garut Dukung Pelestarian Domba Garut Sebagai Identitas dan Potensi Ekonomi

Kegiatan ini lanjut Asep Haris, merupakan wujud nyata sinergi antara, pemerintah Desa, pemerintah daerah, aparat TNI–Polri, dan masyarakat desa, dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat pondasi ketahanan pangan dari tingkat desa.

Kegiatan tersebut dihadiri dan didukung oleh Kelompok Tani Desa Sukalilah, BUMDes Desa Sukalilah, Kepala Desa Sukalilah, Pemerintah Kecamatan Sukaresmi, Polsek Cisurupan Garut, Danramil, serta Dinas Pertanian Kabupaten Garut. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan komitmen bersama bahwa pembangunan pertanian desa membutuhkan keterlibatan lintas sektor secara berkelanjutan.

Peran TNI dan Polri dalam kegiatan penanaman jagung hibrida Kuartal I ini sangat strategis, khususnya dalam pembinaan, pendampingan, serta penguatan koordinasi lapangan, sehingga proses pemberian bantuan dan pelaksanaan penanaman dapat berjalan secara tertib, aman, dan tepat sasaran. Hal ini sejalan dengan semangat “Bersama Rakyat TNI Kuat” dan “Polri Presisi”, di mana aparat negara hadir sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung pembangunan, Ketahanan Pangan dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga:  Puluhan Warga Turun ke Jalan, Respons Kepala Desa Tak Sepanjang Jalan yang Rusak

Sementara itu, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Garut berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknis, penguatan kapasitas kelompok tani, serta arahan budidaya jagung hibrida yang berorientasi pada peningkatan hasil dan keberlanjutan usaha tani, jelas Asep Haris

Melalui kegiatan penanaman pada Kuartal I Tahun 2026 ini, Desa Sukalilah tidak hanya melanjutkan program pertanian desa, tetapi juga memperkuat pola kolaborasi antara petani, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, TNI, Polri, dan perangkat daerah sebagai satu kesatuan dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas sosial wilayah.

Ke depan, diharapkan sinergi dan pendampingan lintas sektor ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, sehingga Desa Sukalilah mampu menjadi contoh desa yang tangguh dalam pengelolaan pertanian dan berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Baca Juga:  Panen Raya Jagung di Mekarmukti Garut, Bupati: Strategi Besar Jaga Stabilitas Pangan

Kegiatan ini menegaskan bahwa ketika negara hadir secara nyata melalui TNI–Polri dan pemerintah daerah, serta masyarakat desa diberdayakan secara berkelanjutan, maka ketahanan pangan dapat diwujudkan secara inklusif dan berkesinambungan.

Dari Desa Menanam, Rakyat Sejahtera, Bersama Rakyat TNI Kuat, Polri Presisi Mengawal Negeri, Desa Sukalilah Berkah. Garut Hebat, Jawa Barat Istimewa. Indonesia Maju,” pungkas Asep Haris Kepala Desa Sukalillah kecamatan Sukaresmi Garut. [RF/Red]

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *