BANDUNG, JABARBICARA.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Dede Kusdinar, S.E., menyatakan rasa bangga dan haru yang mendalam atas arahan tegas Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah baru-baru ini. Bagi Dede, pesan Presiden bukan sekadar instruksi kerja, melainkan wujud nyata dari jiwa “Bapak Bangsa” yang mencintai rakyatnya di atas segalanya.
Kebanggaan sebagai Kader
Dede Kusdinar, S.E., mengungkapkan bahwa sebagai kader Gerindra, ia melihat sosok Prabowo Subianto sebagai teladan ikhlas dalam mengabdi.
“Kami sebagai kader merasa sangat bangga sekaligus terharu melihat konsistensi beliau. Presiden Prabowo adalah Bapak Bangsa yang telah mewakafkan dirinya untuk Indonesia. Perintah beliau untuk memerangi kemiskinan dan mengelola kekayaan alam demi kesejahteraan rakyat adalah manifestasi dari cita-cita luhur yang selalu beliau tanamkan kepada kami,” ujar Dede dengan nada penuh semangat, Selasa (3/2/2026).
Perang Melawan Kemiskinan: Harga Mati
Dede menekankan bahwa instruksi Presiden untuk mengentaskan masyarakat dari desil miskin adalah “perintah operasi” yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh pimpinan daerah di Jawa Barat.
”Peningkatan PDRB dan income perkapita bukan hanya urusan statistik bagi beliau, tapi urusan perut dan martabat rakyat. Kami di DPRD Jawa Barat akan mengawal ketat agar anggaran dan kebijakan daerah benar-benar lari ke masyarakat yang paling membutuhkan, sesuai komitmen Presiden,” tegas Dede Kusdinar, S.E.
Solusi Sampah dan Martabat Daerah
Terkait penanganan sampah yang melibatkan seluruh elemen negara, Dede menilai ini sebagai bentuk kepedulian Presiden terhadap wajah Indonesia di mata dunia.
”Beliau tidak ingin lingkungan kita kotor, Fasilitas umum dan tempat wisata adalah cermin martabat bangsa. Melibatkan semua unsur, dari aparat hingga anak sekolah, adalah cara beliau mendidik kita untuk memiliki rasa memiliki (sense of belonging) terhadap tanah air ini.”
Pesan untuk Pimpinan Daerah, Menutup pernyataannya, Dede Kusdinar, S.E., mengingatkan para kolega dan pimpinan daerah di Jawa Barat untuk membuang jauh-jauh sikap pesimis.
”Jangan ada lagi pemimpin yang hanya memikirkan gaji dan tunjangan. Kita harus malu kepada Presiden yang di usia saat ini masih bekerja sangat keras dengan penuh optimisme. Mari kita jawab kepercayaan ‘Bapak Bangsa’ ini dengan prestasi nyata di daerah masing-masing,” pungkasnya. [JB/DN]







