DI TENGAH POLEMIK MBG SUCINARAJA, CELETUKAN POLOS “APELNYA BESAR!” DARI BOCAH SD INI BIKIN HATI PUBLIK MELELEH

Garut, Peristiwa279 Dilihat

GARUT, JABARBICARA.COM – Di tengah ramainya polemik penghentian sementara salah satu dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di desa Sukalaksana Kecamatan Sucinaraja, sebuah video sederhana justru menghadirkan pemandangan yang menyejukkan dan mengingatkan publik pada esensi utama program tersebut.

Redaksi menerima kiriman video berdurasi sekitar 33 detik yang memperlihatkan sejumlah siswa sekolah dasar sedang menikmati menu Program Makan Bergizi Gratis. Tidak ada perdebatan, tidak ada keluhan, apalagi kontroversi. Yang tampak hanyalah wajah-wajah polos anak-anak yang penuh rasa penasaran saat membuka wadah makanan berbahan stainless steel yang baru saja dibagikan.

Idwan fitri
Dede fitri

Satu per satu tutup wadah dibuka. Sorot mata mereka langsung tertuju pada makanan yang tersaji rapi di dalamnya. Senyum ceria pun perlahan menghiasi wajah para siswa yang tampak antusias menikmati hidangan yang diterima.

Baca Juga:  Polres Garut Buka Posko Pengaduan Korban Dugaan Pelecehan Seksual oleh Dokter Kandungan

Namun, perhatian publik tertuju pada celetukan spontan seorang siswa yang dengan polos memberikan penilaian sederhana terhadap menu hari itu.

“Makannya Enak… apelnya besar!”

Kalimat singkat tersebut terdengar sederhana, namun justru menyimpan makna yang mendalam. Bagi orang dewasa, ukuran sebuah apel mungkin bukan persoalan besar. Tetapi bagi anak-anak, buah yang tampak lebih besar dari biasanya ternyata mampu menghadirkan kebahagiaan yang begitu tulus.

Berdasarkan penelusuran media, video tersebut berasal dari salah satu Sekolah Dasar Negeri di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. Makanan yang dinikmati para siswa diketahui berasal dari Dapur MBG SPPG Tegalpanjang yang hingga kini masih menjalankan distribusi makanan bagi para penerima manfaat.

Baca Juga:  Kolaborasi Pemkab Garut dan DPRD Sediakan Pelayanan Publik dan Penyerapan Aspirasi Bagi Masyarakat Terdampak Banjir

Video singkat itu seakan menjadi potret lain dari Program Makan Bergizi Gratis yang jarang muncul dalam ruang-ruang diskusi publik. Di balik berbagai pembahasan mengenai anggaran, administrasi, standar fasilitas, hingga evaluasi program, terdapat anak-anak yang hanya ingin menikmati makanan sehat bersama teman-temannya di sekolah.

Banyak pihak menilai, ekspresi jujur para siswa tersebut menjadi pengingat bahwa tujuan utama Program Makan Bergizi Gratis sesungguhnya sangat sederhana namun penting: memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang baik guna mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan masa depan mereka.

Sebelumnya, perhatian publik sempat tertuju pada penghentian sementara operasional SPPG Sukalaksana Sucinaraja setelah terbit surat resmi yang mengacu pada arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Pihak pengelola kemudian menjelaskan bahwa penghentian tersebut dilakukan untuk penyempurnaan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tengah dalam proses perbaikan dan penyesuaian standar.

Baca Juga:  IJAZAH “ASPAL” GUNCANG GARUT! Aktivis Muda Bongkar Dugaan Cacat Administrasi, Masa Depan Seorang Perempuan Terancam Gagal Kuliah

Namun di Tegalpanjang, cerita yang muncul justru berbeda. Tidak ada polemik. Tidak ada silang pendapat. Yang terdengar hanyalah tawa anak-anak, wajah-wajah ceria saat membuka kotak makan, dan sebuah komentar polos yang mungkin menjadi kalimat paling jujur hari itu.

“Apelnya besar, makanya enak, Terima kasih dapur MBG”

Kadang, ukuran keberhasilan sebuah program tidak hanya tercermin dari laporan, angka statistik, atau berkas administrasi. Kadang, ukuran keberhasilan itu justru tampak dari senyum tulus anak-anak yang menikmatinya.(JB/RF)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *